Tidak akan ada sebutan kelompok mayoritas apabila tidak ada kelompok lawannya, yaitu minoritas. Begitu juga sebaliknya. Adanya kelompok yang lebih mendominasi di suatu lingkungan ialah tanda adanya keberagaman.
Hanya saja perbandingannya tidak benar-benar seimbang. Malah ketimpangannya nyata sehingga terdapat perbedaan jumlah yang besar di antara dua kelompok atau lebih. Kamu bisa menjadi minoritas di lingkungan mana pun.
Bukan hanya karena perbedaan keyakinan dan suku, melainkan dapat pula terkait dengan jenis kelamin, usia, dan sebagainya. Misalnya, di kantor sebagian besar karyawan berusia 30 tahun ke atas. Bahkan tak sedikit dari mereka berumur 50 tahun. Dirimu baru 23 tahun serta menjadi karyawan termuda. Saat kamu termasuk kelompok minoritas, miliki lima sikap mental berikut agar tetap dihargai dan diterima oleh kelompok mayoritas.
