ilustrasi konsultasi dengan psikolog (pexels.com/alex-green)
Teman memang bisa memberikan dukungan emosional saat kamu sedang menghadapi masa sulit, tetapi mereka bukan satu-satunya tempat untuk mendapatkan bantuan. Jika kecemasan atau depresi terus berlangsung hingga mengganggu aktivitas dan hubungan dengan orang lain, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional kesehatan mental. Terapis dapat membantumu memahami kondisi yang dialami dan menemukan strategi yang sesuai.
Mencari bantuan bukan berarti kamu gagal menjaga diri atau tidak mampu menghadapi masalah sendiri. Justru, dukungan yang tepat dapat membantu proses pemulihan sekaligus menjaga hubungan yang penting bagimu. Jika sudah memiliki terapis atau dokter, kamu juga bisa membicarakan kesulitan dalam menjaga pertemanan sebagai bagian dari proses penanganan.
Menjaga pertemanan saat sedang cemas atau depresi tidak harus dilakukan dengan memaksakan diri untuk selalu hadir. Dengan terbuka, menyampaikan kebutuhan, menetapkan batasan, dan memilih orang-orang yang suportif, hubungan tetap bisa terjaga sambil kamu memberi ruang bagi diri sendiri untuk pulih.