Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Outfit yang Sedikit Aneh Justru Bisa Terlihat Lebih Stylish?

Kenapa Outfit yang Sedikit Aneh Justru Bisa Terlihat Lebih Stylish?
Naykilla (instagram.com/naykillaaa)
  • Fashion 2026 makin mengutamakan kombinasi tak terduga; satu elemen yang sengaja kontras dapat membuat outfit lebih hidup, personal, dan tidak mudah ditebak.
  • Konsep Wrong Shoe Theory mendorong pilihan seperti sneakers pada dress atau flip-flop dengan celana tailored, agar pasangan yang tidak biasa memberi karakter pada penampilan.
  • Kekacauan tetap perlu diatur: seimbangkan motif atau tekstur ramai dengan item sederhana, lalu tambahkan satu aksesori unik sebagai fokus gaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Fenomena “cegil” kini tidak cuma ramai di urusan percintaan, tetapi juga terasa di dunia fashion. Look yang sedikit chaotic, tidak terlalu matching, bahkan sekilas terasa “aneh” justru makin sering mencuri perhatian. Rok feminin dengan sneakers chunky, lace bertemu jersey sporty, atau blazer rapi dengan celana pendek, semuanya terasa random tetapi tetap stylish.

Di 2026, fashion memang semakin lepas dari aturan yang serba aman. Satu detail yang terasa “salah” justru bisa membuat outfit lebih hidup, personal, dan tidak mudah dilupakan. Jadi, kenapa gaya yang sedikit nyeleneh malah bisa terlihat lebih keren? Yuk, simak!

  1. 1. Sedikit “salah” justru membuat outfit lebih hidup

    OOTD Chrystal xaviera Winjaya
    OOTD Chrystal xaviera Winjaya (instagram.com/chrystal.xw)

    Outfit yang semuanya terlalu serasi memang aman, tetapi terkadang juga terasa mudah ditebak. Bayangkan dress romantis dengan ballet flats dan tas mungil. Cantik, tentu saja. Namun, ketika dress yang sama dipadukan dengan sneakers besar atau jaket kulit oversized, karakternya langsung berubah. Ada kontras yang membuat mata berhenti sedikit lebih lama.

    Di sinilah “aneh” sebenarnya bekerja. Bukan dengan menabrakkan semua tren sekaligus, tetapi memberi satu kejutan yang terasa disengaja. Coba padukan sesuatu yang feminin dengan sporty, formal dengan kasual, atau klasik dengan aksesori yang lebih quirky. Satu elemen yang keluar dari zona aman sering kali sudah cukup untuk membuat outfit terasa lebih segar dan tidak seperti hasil menyalin formula yang sama.

  2. 2. Item yang terasa tidak nyambung bisa jadi bagian paling menarik

    Indahkus
    Indahkus (instagram.com/indahkus_)

    Pernah merasa dress justru terlihat lebih keren dengan sneakers daripada heels? Cara berpikir seperti ini dekat dengan Wrong Shoe Theory yang dipopulerkan fashion stylist, Allison Bornstein. Intinya sederhana, jangan selalu memilih sepatu yang terasa paling “benar” untuk sebuah outfit. Kadang pasangan yang tidak terduga justru memberi karakter. Celana tailored dengan flip flop, maxi dress dengan sneakers, atau rok feminin dengan loafers chunky bisa menghasilkan vibe yang jauh lebih menarik.

    Trik yang sama sebenarnya bisa diterapkan di luar sepatu. Tas sporty dapat menemani dress romantis, kaus kaki warna terang bisa muncul di balik loafers klasik, sementara perhiasan chunky dapat memberi kejutan pada kemeja putih yang sederhana. Kuncinya bukan membuat orang bingung melihat outfit-mu, melainkan menyisipkan satu detail yang cukup berbeda untuk membuat keseluruhan look terasa lebih personal.

    “Yang membuat sebuah look terasa menarik dan personal adalah tambahan aksesori yang sedikit off atau tidak sepenuhnya selaras,” jelas Allison Bornstein, fashion stylist dan penulis Wear It Well, seperti dikutip dari Vogue.

  3. 3. Di 2026, punya karakter terasa lebih menarik daripada tampil terlalu sempurna

    Naykilla
    Naykilla (instagram.com/naykillaaa)

    Fashion sekarang terasa lebih menyenangkan ketika tidak semuanya harus terlihat seperti baru keluar dari katalog. Gen Z pun semakin bebas mencampurkan referensi yang berbeda, mulai dari gaya nostalgia, sportswear, elemen feminin, sampai aksesori playful dalam satu look. Hasilnya mungkin terlihat sedikit random pada pandangan pertama, tetapi justru di sanalah personal style mulai terasa.

    Meski begitu, tetap ada seni dalam membuat kekacauan terlihat cantik. Kalau bawahan sudah penuh motif atau tekstur, biarkan atasan lebih sederhana. Jika outfit didominasi warna netral, kamu bisa menyelipkan sepatu metalik, tas berbentuk unik, kaus kaki merah, atau anting yang sengaja tidak sama. Tidak perlu aneh dari kepala sampai kaki. Kadang satu detail kecil sudah cukup menghasilkan efek, “Kok tidak nyambung, tapi bagus, ya?”

    Pada akhirnya, outfit yang stylish tidak selalu lahir dari kombinasi yang paling aman dan sempurna. Sedikit keberanian untuk memakai sesuatu dengan cara yang tidak terduga justru bisa membuat gaya terasa lebih hidup, lebih personal, dan tentunya lebih kamu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More