Merdeka finansial di usia 30 sering dikaitkan dengan pencapaian yang terlihat secara nyata, salah satunya adalah memiliki rumah sendiri. Anggapan tersebut cukup kuat karena rumah dianggap sebagai simbol bahwa seseorang sudah memiliki aset dan kehidupan yang mapan. Padahal, kondisi finansial seseorang tidak bisa ditentukan hanya dari kepemilikan tempat tinggal.
Usia 30 juga merupakan fase ketika kebutuhan finansial setiap orang mulai semakin beragam, mulai dari dana darurat, tabungan, investasi, hingga kebutuhan keluarga. Karena itu, keputusan membeli rumah seharusnya tidak hanya didasarkan pada usia atau pencapaian teman sebaya. Lantas, apakah punya rumah sendiri memang menjadi bagian wajib dari merdeka finansial di usia 30?
