Dalam obrolan sehari-hari, kadang ada kalimat yang terdengar ringan, tetapi membuat lawan bicara mendadak tidak enak hati. Contohnya seperti, "Kamu pintar juga, ya," atau "Kamu kelihatan gak seperti orang dari daerah itu." Meski sering diucapkan tanpa maksud buruk, komentar semacam ini bisa memunculkan stereotip yang tanpa sadar menyakiti orang lain.
Fenomena seperti ini dikenal sebagai microaggression, yaitu bentuk perlakuan atau ucapan yang tampak sepele tetapi dapat meninggalkan dampak emosional bagi orang yang menerimanya. Karena sering disampaikan tanpa niat menyakiti, banyak orang tidak sadar bahwa mereka sedang melakukan atau mengalami microaggression. Nah, supaya lebih paham cara mengenalinya, yuk simak pengertian, jenis, dan contoh microaggression yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari!
