Novel klasik sering kali punya reputasi yang cukup menantang. Bahasa yang terasa kuno, cerita yang berjalan lebih lambat, atau halaman yang dipenuhi deskripsi panjang bisa membuat pembaca modern cepat kehilangan minat. Tidak heran jika beberapa buku terkenal justru pernah ditinggalkan setelah membaca beberapa bab.
Namun, sebuah novel bisa terasa sangat berbeda ketika dibaca kembali di usia dan kondisi yang berbeda. Kita mungkin lebih mampu memahami konteks zamannya atau justru menemukan persoalan yang ternyata masih relevan sampai sekarang. Karena itu, beberapa novel klasik yang terlihat boring tetapi layak dibaca ulang berikut ini pantas diberi kesempatan kedua.
