Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tiga Novel Menang Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan 2026

Tiga Novel Menang Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan 2026
Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan. (dok. Kepustakaan Populer Gramedia atau KPG)
Share Article

Dunia sastra anak kembali bergairah karena berhasil melahirkan novel karya penulis Indonesia. Tiga naskah novel pra remaja atau middle grade berhasil memenangkan Sayembara Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan. Sayembara menulis ini berlangsung sejak 25 Maret hingga 30 Juni 2026. Ketiga judul novel tersebut telah melalui proses seleksi yang ketat dari 128 naskah yang diterima dari penulis di berbagai daerah Indonesia.

Penganugerahan tiga naskah terbaik tersebut digelar di Balai Sastra PDS HB Jassin, Jakarta, pada 15 Agustus 2026. Momen ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan Sastra Jakarta 2026 sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang seleksi sayembara.

  1. 1. Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan sebarkan semangat berkarya

    Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan.
    Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan. (dok. Kepustakaan Populer Gramedia atau KPG)

    Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan diselenggarakan oleh Penerbit KPG menjadi momentum untuk mengenang sekaligus melanjutkan semangat berkarya Dwianto Setyawan, penulis cerita anak legendaris Indonesia (1949-2024). Dwianto dikenal sebagai penulis cerita anak Indonesia dengan tema-tema detektif dan petualangan. Anugerah Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan juga menjadi upaya untuk memperkaya novel-novel anak dari penulis tanah air.

    Dari ratusan naskah yang diterima, seleksi ketat dilakukan oleh Vanda Parengkuan, Noor H. Dee, dan Herdiana Hakim selaku dewan juri untuk menemukan karya terbaik. Proses penjurian dilakukan secara menyeluruh dan bertahap demi mempertimbangkan kualitas cerita, kekuatan karakter, orisinalitas gagasan, dan kemampuan naskah menjangkau pembaca usia 9–13 tahun. Ketiga dewan juri kemudian memilih enam belas naskah unggulan kemudian sepuluh naskah terbaik hingga akhirnya menetapkan 3 juara.

  2. 2. Anugerah Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan menjadi upaya dukung karya terbaik anak bangsa

    Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan.
    Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan. (dok. Kepustakaan Populer Gramedia atau KPG)

    Acara Anugerah Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan diawali dengan diskusi bertajuk Sastra Anak dan Dwianto Setyawan”. Diskusi tersebut membahas sumbangsih Dwianto Setyawan bagi sastra anak Indonesia serta semangat yang diharapkan tetap hidup dalam karya-karya penulis masa kini.

    Dwianto Setyawan dipilih bukan semata sebagai bentuk penghormatan, melainkan sebagai penanda sebuah keyakinan terhadap sastra anak. Sepanjang hidupnya, Dwianto menulis cerita anak dengan penuh kesungguhan dengan keyakinan bahwa cerita anak karya penulis Indonesia yang digarap dengan sungguh-sungguh akan selalu menemukan pembacanya. Selaras dengan hal itu, Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan dapat terus melanjutkan semangat tersebut dengan menghadirkan novel middle grade berkualitas yang dekat dengan ide Indonesia, tanpa menyederhanakan nalar anak.

    “Dalam menulis ceritanya, Dwianto berusaha mengejar fantasi anak yang liar dan kencang itu. Kalau toh tidak mungkin terkejar, sekurang-kurangnya berusaha untuk memahaminya. Tentu tugas pengarang anak-anak bukan sekadar menjadi corong dari fantasi itu, tapi juga menjadi penyambung antara dunia fantasi dan dunia yang nyata. Jika itu bisa dikerjakan, buku cerita anak-anak bisa membantu anak-anak berkembang dalam menerima realitas dengan kreatif serta imajinatif, sekaligus realitas itu jadi hal yang menggembirakan,” ujar Sindhunata, sastrawan sekaligus adik Dwianto Setyawan, dalam acara tersebut.

  3. 3. KPG dukung regenerasi penulis sastra anak Indonesia yang berkualitas

    Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan.
    Anugerah Sastra Anak Dwianto Setyawan. (dok. Kepustakaan Populer Gramedia atau KPG)

    Penyelenggaraan Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan kelanjutan dari Pameran Arsip dan Ilustrasi Petak Umpet Sastra Anak yang diselenggarakan pada November 2025 lalu. Langkah ini menegaskan komitmen KPG untuk mendukung regenerasi penulis sastra anak Indonesia dan memperkaya pilihan bacaan middle grade yang berkualitas.

    “Kami tidak sedang mencari karya yang sekadar layak menjadi pemenang, melainkan karya yang benar-benar mampu hidup di tangan pembaca anak. Dwianto Setyawan percaya bahwa cerita middle grade yang ditulis dengan sungguh-sungguh dapat mencapai alam pikiran anak, menghargai kecerdasannya, dan tetap dikenang bertahun-tahun kemudian. Semangat itulah yang kami harapkan terus mengalir melalui Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan, sekaligus menjadi ruang lahirnya generasi baru penulis sastra anak Indonesia," ujar Christina Maria Udiani, KPG Editorial & Production Manager dalam kesempatan yang sama.

    Pemenang Hadiah Sastra Anak Dwianto Setyawan memperoleh uang tunai sebesar Rp8 juta untuk juara pertama, Rp6 juta untuk juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga. Ketiga naskah juga akan diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia sebagai langkah untuk dapat hadir sebagai bacaan yang menjangkau anak-anak di Indoensia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More