Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Periplus Gelar Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN, Ada Kelas Kaligrafi!

Periplus Gelar Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN, Ada Kelas Kaligrafi!
Pembukaan acara Periplus x CIBTC bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) pada Jumat (24/7/2026) di Periplus Bookstore Puri Indah Mall 2, Jakarta Barat (IDN Times/Nisa Zarawaki)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kalau biasanya ke toko buku cuma buat beli novel atau nyari referensi tugas, lain cerita kalau kamu mampir ke Periplus Bookshop Puri Indah Mall 2 minggu ini. Ada suasana yang beda banget dari biasanya, soalnya toko buku langganan ini disulap jadi ruang perjumpaan budaya Tiongkok dan Nusantara yang gak biasa.

Acara bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) ini resmi dibuka pada Jumat (24/7/2026) di Periplus Bookstore Puri Indah Mall 2, Jakarta Barat. Selama sepekan penuh, pengunjung bakal diajak menyusuri jalinan sejarah antara Tiongkok dan Nusantara yang udah terbangun berabad-abad lamanya. Lewat rangkaian acara yang gak cuma soal buku, tapi juga soal seni pertunjukan sampai warisan budaya takbenda. Yuk, intip serba-serbinya di bawah ini!

1. Lahir dari obrolan santai di Beijing, digarap kilat kurang dari sebulan

Pembukaan acara Periplus x CIBTC bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) pada Jumat (24/7/2026)
Pembukaan acara Periplus x CIBTC bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) pada Jumat (24/7/2026) di Periplus Bookstore Puri Indah Mall 2, Jakarta Barat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Periplus, China International Book Trading Corporation (CIBTC), dan Confucius Institute. Toto Subagyo, Head of Training & Professional Development Periplus Education, bercerita kalau kerja sama ini bermula dari pertemuan perwakilan Periplus dengan pihak CIBTC di Beijing yang berujung obrolan santai soal kolaborasi.

"Karena kami itu bergerak di bidang buku, ngobrol-ngobrol lah. Lalu janjian untuk adakan event," kata Toto.

Dari obrolan itu, ide langsung dieksekusi dalam waktu kurang dari sebulan. Pihak CIBTC awalnya menargetkan acara bisa digelar Juli, padahal pertemuan baru terjadi Juni. Meski terkesan terburu-buru, tim Periplus tetap all out menyiapkan acara ini dengan dukungan penuh dari Confucius Institute sebagai penghubung kerja sama.

2. Bukan cuma pameran buku, tapi juga cultural heritage lengkap dengan artefaknya

Pembukaan acara Periplus x CIBTC bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) pada Jumat (24/7/2026)
Pembukaan acara Periplus x CIBTC bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) pada Jumat (24/7/2026) di Periplus Bookstore Puri Indah Mall 2, Jakarta Barat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Selain pameran buku berbahasa Mandarin, Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 juga menghadirkan sisi cultural heritage yang kental. Kamu bisa lihat langsung artefak budaya, mulai dari pakaian dan kain tradisional, kipas, sampai pernak-pernik lainnya yang dipajang berdampingan dengan koleksi buku.

"Meskipun kami bergerak di bidang buku, tapi kami juga open terhadap model-model kultural lainnya," ujar Toto.

Soal koleksi buku sendiri, Toto bilang mayoritas yang dipamerkan adalah buku trade atau buku umum, seperti buku cerita anak, meski ada juga beberapa buku referensi yang lebih akademik. Menurutnya, ini juga jadi ajang testing the water buat melihat respons masyarakat terhadap konsep gabungan buku dan budaya semacam ini.

3. Wayang Potehi jadi entry point buat generasi muda kenal budaya Tiongkok

Pembukaan acara Periplus x CIBTC bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) pada Jumat (24/7/2026)
Pembukaan acara Periplus x CIBTC bertajuk Pekan Budaya Buku Tiongkok-ASEAN 2026 (2026 China-Asean Book Culture Week) pada Jumat (24/7/2026) di Periplus Bookstore Puri Indah Mall 2, Jakarta Barat (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Generasi muda jadi fokus utama dari rangkaian acara ini. Toto menyebut elemen budaya seperti Wayang Potehi punya daya tarik tersendiri buat menarik minat anak-anak dan remaja terhadap budaya Tiongkok.

"Itu sesuatu yang menurut saya sangat bisa kita pakai sebagai entry point," kata Toto.

Makanya, selain pameran, ada juga rangkaian pementasan dan kelas interaktif yang bisa diikuti pengunjung. Mulai dari Upacara Penyajian Teh, Pertunjukan Musik Guzheng, pementasan Wayang Potehi "Si Kera Sakti," kelas Shaolin Qigong, Rubbing Art, Mewarnai Kipas, Chinese Lacquer Art Fan, hingga Kaligrafi. Semua digelar Jumat sampai Kamis, 24-30 Juli 2026, di Ground Floor Periplus Bookshop, Puri Indah Mall 2, Kembangan, Jakarta Barat.

Buat kamu yang penasaran dan mau ikutan immerse dalam budaya Tiongkok-Nusantara, jangan sampai lewatkan kesempatan ini, ya. Info pendaftaran bisa dicek di blog.periplus.com/2026/07/20/indonesiationgkok/.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More