Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pertamina Manfaatkan AI dan Satelit untuk Petakan Peluang Energi Masa Depan

Pertamina Manfaatkan AI dan Satelit untuk Petakan Peluang Energi Masa Depan
SVP PT Pertamina Digital Hub, Sigit Pratopo dalam acara Indonesia Sumit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya Sih
  • Pertamina memanfaatkan teknologi AI dan satelit untuk memetakan potensi energi, termasuk energi terbarukan, guna meningkatkan efisiensi serta mendukung pengembangan sektor energi masa depan.
  • Sigit Pratopo menegaskan pentingnya kualitas data dalam penerapan AI karena akurasi informasi menjadi kunci keberhasilan analisis dan pengambilan keputusan berbasis teknologi tersebut.
  • Indonesia Summit 2026 digelar oleh IDN Media dengan fokus pada peran Milenial dan Gen Z dalam membentuk masa depan Indonesia di era algoritma, sekaligus meluncurkan laporan riset generasi muda 2027.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Senior VP Pertamina Digital Hub, Sigit Pratopo, mengungkapkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Pertamina tidak hanya difokuskan untuk meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mulai diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor energi, termasuk energi terbarukan.

Menurut Sigit, salah satu pendekatan yang saat ini sedang dijalankan adalah proof of concept menggunakan teknologi satelit yang dipadukan dengan AI dan algoritma untuk membantu proses pemetaan wilayah.

“Penggunaan kita itu memang ada yang untuk bisnis dan energi. Termasuk juga tempat di mana lokasi renewable energy yang paling cepat dikembangkan,” ujar Sigit dalam acara Indonesia Summit 2026 pada Kamis (18/6/2026) di Jakarta.

Ia menjelaskan, bahwa teknologi tersebut digunakan untuk membantu mengidentifikasi kondisi iklim dan karakteristik wilayah agar dapat menentukan lokasi yang paling sesuai untuk pengembangan teknologi energi tertentu.

Meski masih berada dalam tahap pembuktian konsep, pendekatan ini diharapkan dapat membantu proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan berbasis data.

Namun, Sigit menekankan bahwa keberhasilan AI sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Menurutnya, teknologi secanggih apa pun tidak akan menghasilkan rekomendasi yang baik jika informasi yang menjadi dasar analisis tidak akurat.

“Nah, bicara tentang AI, kita berbicara tentang data. Ini yang paling penting. Kalau datanya tidak akurat, maka AI juga tidak,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan AI di Pertamina juga membantu membaca potensi sumber daya di suatu wilayah, mulai dari indikasi cadangan gas hingga minyak, sehingga proses identifikasi peluang energi dapat dilakukan dengan lebih terarah.

IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". Indonesia Summit 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.

Indonesia Summit 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.

Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More