Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Rahasia Merawat Kulkas agar Makanan Tetap Segar Lebih Lama
ilustrasi membuka kulkas (pexels.com/Lucie Liz)
  • Menjaga suhu kulkas di kisaran ideal 1–4°C dan freezer di bawah -18°C penting agar makanan tetap segar dan tidak cepat rusak.
  • Hindari memasukkan makanan panas serta gunakan wadah tertutup agar sirkulasi udara lancar, kelembapan terjaga, dan bau tidak bercampur.
  • Bersihkan kulkas rutin dua minggu sekali dan pisahkan jenis makanan sesuai zona penyimpanan untuk mencegah kontaminasi serta menjaga kualitas bahan pangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kulkas bukan sekadar tempat menyimpan makanan. Tetapi juga berperan penting dalam menjaga kualitas dan kesegaran bahan pangan sehari-hari. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap perawatan kulkas tidak terlalu penting.

Padahal, cara merawat kulkas yang tepat dapat membuat makanan lebih tahan lama, mengurangi pemborosan, dan bahkan menghemat listrik. Terdapat lima rahasia merawat kulkas agar makanan tetap segar lebih lama yang bisa diterapkan. Selamat mencoba!

1. Mengatur suhu kulkas dengan tepat

ilustrasi membuka kulkas (pexels.com/Kevin Malik)

Salah satu kunci utama menjaga kesegaran makanan adalah memastikan suhu kulkas berada pada tingkat yang ideal. Suhu yang terlalu tinggi dapat mempercepat pertumbuhan bakteri. Sedangkan suhu yang terlalu rendah bisa merusak tekstur makanan tertentu.

Idealnya, suhu bagian utama kulkas berada di kisaran 1–4 derajat Celsius. Sedangkan freezer di bawah -18 derajat Celsius. Dengan suhu ini, makanan seperti sayur, buah, daging, dan produk olahan dapat bertahan lebih lama tanpa kehilangan kualitasnya. Hindari juga terlalu sering membuka pintu kulkas karena dapat menyebabkan suhu di dalamnya tidak stabil.

2. Jangan memasukkan makanan panas

potret sup (Instagram.com/carpentierkitchen)

Banyak orang masih sering langsung memasukkan makanan panas ke dalam kulkas. Kebiasaan ini ternyata bisa merusak sistem pendinginan dan membuat suhu di dalam kulkas naik secara drastis. Ketika suhu naik, makanan lain di dalam kulkas ikut terdampak dan berisiko lebih cepat basi.

Selain itu, mesin kulkas akan bekerja lebih keras untuk menurunkan suhu kembali. Pada akhirnya ini meningkatkan konsumsi listrik. Sebaiknya, biarkan makanan dingin terlebih dahulu di suhu ruang sebelum disimpan. Ini adalah langkah sederhana tapi sangat efektif untuk menjaga kesegaran makanan lainnya.

3. Gunakan wadah tertutup dan rapi

ilustrasi menyimpan sayuran (pexels.com/RDNE stock project)

Rahasia berikutnya adalah menyimpan makanan dalam wadah tertutup. Wadah kedap udara dapat membantu menjaga kelembapan dan mencegah bau makanan bercampur satu sama lain. Selain itu, penataan yang rapi juga memudahkan sirkulasi udara dingin di dalam kulkas.

Jika kulkas terlalu penuh dan berantakan, udara dingin tidak dapat menyebar secara merata. Ini menyebabkan beberapa bagian menjadi kurang dingin. Gunakan wadah transparan agar bisa dengan mudah melihat isi di dalamnya tanpa harus membuka tutup berkali-kali. Dengan begitu, makanan lebih higienis dan tahan lama.

4. Membersihkan kulkas secara rutin

ilustrasi kulkas (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Kulkas yang bersih bukan hanya enak dipandang. Tetapi juga penting untuk menjaga kualitas makanan. Sisa makanan yang tumpah atau membusuk dapat menjadi sumber bakteri dan bau tidak sedap. Idealnya, bersihkan kulkas minimal dua minggu sekali.

Kita bisa menggunakan campuran air hangat dan sedikit baking soda untuk membersihkan bagian dalamnya. Hindari penggunaan bahan kimia yang terlalu keras karena bisa meninggalkan residu. Jangan lupa juga untuk membuang makanan yang sudah kedaluwarsa atau mulai rusak. Selain menghemat ruang, langkah ini juga mencegah kontaminasi pada makanan lain.

5. Memisahkan jenis makanan sesuai tempatnya

ilustrasi membuka kulkas (pexels.com/Kindel media)

Setiap bagian kulkas memiliki suhu yang berbeda. Ini penting diperhatikan untuk menyimpan makanan sesuai dengan zona yang tepat. Pastikan memisahkan jenis makanan sesuai dengan tempatnya.

Rak atas cocok untuk makanan siap saji atau minuman. Rak tengah untuk produk olahan seperti keju dan yogurt. Rak bawah untuk daging mentah agar tidak menetes ke makanan lain. Adapun laci khusus untuk sayur dan buah agar tetap segar dan tidak cepat layu. Dengan penempatan yang tepat, makanan akan mendapatkan suhu yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga bisa bertahan lebih lama.

Merawat kulkas sebenarnya tidak sulit, tetapi membutuhkan konsistensi. Mulai dari kebiasaan kecil seperti mengatur suhu, menyimpan makanan dengan benar, hingga rutin membersihkan kulkas, semuanya berperan besar dalam menjaga kualitas makanan sehari-hari. Jadi, sudah siap merawat kulkas dengan lebih baik?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian