5 Buku untuk Mengenal Tokoh RA Kartini, Bikin Kamu Paham Perjuangannya

Mengenal tokoh emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini (RA Kartini), bisa kamu lakukan dengan membaca buku. Mulai dari buku biogradi, hingga berbagai buku yang mengulas pemikiran, perjuangan, dan kehidupan pribadinya secara lebih mendalam.
Kartini meninggalkan warisan gagasan yang masih relevan hingga sekarang. Melalui buku-buku pilihan, kamu dapat memahami bagaimana Kartini memandang pendidikan, kesetaraan, dan peran perempuan dalam masyarakat.
Merayakan Hari Kartini setiap tanggal 21 April, ini saatnya kamu kenali sosoknya lebih dekat. Berikut ada beberapa rekomendasi buku untuk mengenal tokoh RA Kartini yang wajib kamu baca!
1. Celoteh R.A. Kartini: 232 Ujaran Bijak Sang Pejuang Emansipasi - Ahmad Nurcholish

Rekomendasi buku untuk mengenal tokoh RA Kartini, kamu bisa baca Celoteh R.A. Kartini: 232 Ujaran Bijak Sang Pejuang Emansipasi (2018). Buku ini ditulis oleh Ahmad Nurcholish.
Buku ini berisi kumpulan kutipan pemikiran Raden Ajeng Kartini tentang emansipasi, pendidikan perempuan, kesetaraan gender, dan kritik sosial terhadap adat kuno. Pesan dari buku ini adalah, bahwa perempuan dapat menjadi manusia seutuhnya dengan berkarya dan berpendidikan, tanpa harus menanggalkan kodrat kewanitaannya.
2. Seri Tempo Kartini 2022

Seri Tempo Kartini 2022, dengan judul "Gelap-Terang Hidup Kartini," adalah karya Tim Redaksi Tempo. Buku ini merupakan jilid pertama dari seri "Perempuan-Perempuan Perkasa" yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo edisi April 2013 dan diterbitkan ulang oleh KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).
Seri Tempo Kartini 2022 mengulas kehidupan RA Kartini secara lebih kompleks dan manusiawi. Sosok Kartini dinarasikan tidak hanya sebagai pahlawan emansipasi, tetapi juga sebagai perempuan cerdas yang bergulat dengan batasan adat, pendidikan, dan konflik batin antara pandangan modern serta tradisi.
3. Door Duisternis tot Licht : Habis Gelap, Terbitlah Terang - J.H. Abendanon

Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap, Terbitlah Terang) adalah kumpulan surat yang ditulis oleh pahlawan nasional Indonesia, Raden Ajeng (R.A.) Kartini. Buku ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1911 oleh J.H. Abendanon, yang mengumpulkan surat-surat Kartini kepada teman-temannya di Eropa.
Buku ini berisi pemikiran kritis Kartini mengenai emansipasi wanita, pentingnya pendidikan bagi perempuan Jawa, serta kritiknya terhadap adat istiadat yang membelenggu awal abad ke-20. Karya ini menegaskan perjuangan Kartini melawan patriarki dan menjadi simbol kebangkitan kesadaran perempuan di Indonesia.
4. Panggil Aku Kartini Saja - Pramoedya Ananta Toer

Tahukan kamu kalau sastrawan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer menulis buku biografi RA Kartini? Diberi judul Panggil Aku Kartini Saja yang terbit pada tahun 1962. Judul ini diambil dari surat Kartini yang menolak disapa "Raden Ajeng", menunjukkan kerendahan hati dan keinginan untuk kesetaraan, bukan keistimewaan gelar bangsawan.
Kartini memperjuangkan hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang setara dengan laki-laki, yang dianggapnya kunci kebebasan. Buku ini menekankan Kartini bukan sekadar ikon perempuan di rumah, tetapi aktif sebagai pengkritik sosial dan pemikir yang berwawasan luas.
5. Kartini: Surat-Surat Lengkap dan Berbagai Catatan 1898-1904 - Joost Cote

Rekomendasi buku untuk mengenal tokoh RA Kartini lainnya adalah Kartini: Surat-Surat Lengkap dan Berbagai Catatan 1898-1904, karya Joost Cote. Kompilasi otentik dan komprehensif dari korespondensi, artikel, serta pemikiran Kartini. Surat-suratnya, terutama kepada sahabat Belanda seperti Rosa Abendanon, menyoroti keinginan kuat Kartini untuk membebaskan perempuan dari keterbatasan adat, seperti pingitan, serta hak mendapatkan pendidikan yang layak.
Buku ini berfokus pada perjuangan emansipasi perempuan, pendidikan, kritik sosial terhadap adat Jawa, serta visi nasionalisme awal abad ke-20. Buku ini menyajikan 141 surat, 4 cerita pendek, 2 karya ilmiah, dan 4 artikel panjang dalam bentuk yang lebih mendekati aslinya.
Nah, itulah rekomendasi buku untuk mengenal tokoh RA Kartini yang wajib kamu baca, khususnya di perayaan Hari Kartini tanggal 21 April. So, buku Kartini mana yang menarik perhatianmu?