Bayangkan ada sebuah desa yang hanya bisa kamu datangi ketika tertidur. Di sana, manusia dan hewan datang mengenakan pakaian tidur untuk membeli berbagai macam mimpi, mulai dari mimpi tentang masa kecil, makanan lezat, perjalanan, hingga mimpi buruk. Konsep inilah yang menjadi daya tarik utama novel “Dallergut: Toko Penjual Mimpi” karya Lee Miye, sebuah fantasi Korea yang memadukan dunia magis dengan kisah-kisah manusia yang terasa dekat.
Novel yang punya judul kedua “Dallergut: Toko Penjual Mimpi 2” ini berkembang menjadi seri dan mendapatkan perhatian besar di Korea maupun luar negeri. Bahkan, kini kabarnya akan diadaptasi menjadi live action oleh Disney, lalu seperti apa resensi novel ini?
