Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Digital Decluttering untuk Sosmed, Bikin Hidup Gak Overthinking

Digital Decluttering untuk Sosmed, Bikin Hidup Gak Overthinking
ilustrasi media sosial (pexels.com/cottonbro studio)
Share Article

Digital decluttering menjadi gaya hidup yang bisa diterapkan untuk mengurangi kebisingan media sosial dan distraksi aplikasi. Dengan mengurangi jejaring di media sosial, kamu juga bisa memiliki lebih banyak ruang dan waktu untuk memaksimalkan aktivitas yang lebih produktif. Digital decluttering juga dapat membantu mengurangi pengeluaran, menjaga keamanan informasi personal, dan mengurangi distraksi dalam kehidupan sehari-hari.

Digital decluttering bukan berarti harus menghapus seluruh isi handphone atau tiba-tiba menjadi anti media sosial. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi hal-hal yang tidak diperlukan sekaligus memaksimalkan ruang dan waktu agar kamu bisa lebih fokus pada hal lain. Tentunya, ini dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjalani hidup dengan lebih sedikit distraksi dan overthinking.

  1. 1. Batasi screen time media sosial

    ilustrasi media sosial (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi media sosial (pexels.com/cottonbro studio)

    Media sosial terbukti dapat membawa dampak negatif pada kesehatan mental, menurut Kamini Wood, certified professional and transformational coach. Kamini dalam Very Well Mind beranggapan bahwa media sosial rentan menimbulkan rasa insecure karena adanya perbandingan sosial atau social comparison. Sebab, media sosial hanya menampilkan bagian terbaik dari kehidupan seseorang yang dapat menciptakan perasaan insecure karena membandingkan proses yang tengah dijalani dengan konten yang telah dikurasi.

    “Hal ini dapat mengikis rasa percaya diri dan membuatmu mempertanyakan pencapaian serta nilai dirimu." ujar Kamini.

    Kamini menyarankan untuk mengurangi penggunaan media sosial demi menjaga kesehatan mental. Langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melimitasi waktu untuk berjejaring secara online. Gunakan timer untuk membantu merealisasikan hal ini atau kurangi aplikasi yang sekiranya tidak diperlukan.

  2. 2. Unfollow orang-orang yang tidak memberimu manfaat

    ilustrasi media sosial (pexels.com/Jeremy Levin)
    ilustrasi media sosial (pexels.com/Jeremy Levin)

    Mengurangi jumlah akun yang diikuti juga dapat menjadi salah satu langkah untuk melakukan decluttering media sosial. Mengutip Southern Living, terlalu banyak mengikuti orang atau influencer di media sosial dapat memicu stres. Terlebih ketika terjadi konflik atau masalah tertentu di media sosial, informasi yang beredar sangat beragam dan kerap berbeda-beda karena disampaikan dari sudut pandang masing-masing orang.

    Untuk itu, kamu bisa mulai menyaring kembali akun-akun yang ingin diikuti. Berhenti mengikuti akun yang justru membuatmu stres atau memenuhi pikiran dengan informasi yang tidak diperlukan.

    Dengan mengurangi jumlah akun yang diikuti, kamu juga bisa memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas yang lebih produktif dan menyenangkan. Pada akhirnya, langkah sederhana ini dapat membantumu mengurangi distraksi sekaligus membuatmu lebih menikmati kehidupan di luar media sosial.

  3. 3. Hapus aplikasinya atau matikan notifikasi

    Ilustrasi media sosial (freepik.com/freepik)
    Ilustrasi media sosial (freepik.com/freepik)

    Terakhir, hapus aplikasi yang sudah lama tidak digunakan. Melansir Southern Living, aplikasi yang sudah tidak terpakai akan mengambil ruang penyimpanan dan memori di handphone, terlebih jika notifikasinya masih aktif. Karena itu, coba kurangi atau hapus aplikasi media sosial yang sudah tidak lagi dibutuhkan.

    Untuk mendukung upaya tersebut, kamu juga bisa mematikan notifikasi dari aplikasi tertentu. Terlalu banyak notifikasi dapat mengganggu waktu istirahat, bahkan membuat pikiran terus terhubung dengan berbagai informasi yang sebenarnya tidak mendesak. Jika ada aplikasi yang tetap ingin kamu pertahankan, matikan notifikasinya agar pemberitahuan hanya muncul ketika kamu membuka aplikasi tersebut.

    Langkah-langkah di atas bisa menjadi cara sederhana untuk mengurangi distraksi digital yang memenuhi pikiran. Cobalah untuk melakukan lebih banyak kegiatan secara offline dan terhubung dengan real person.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More