6 Tips Tampil Muda dan Stylish dengan Batik

Berani memakai warna terang untuk tampil muda dan stylish dengan batik
Lengan pendek terlihat lebih kasual, pilih kemeja batik lengan pendek
Untuk perempuan juga bisa terusan atau rok pendek non-sepan, padukan dengan bawahan jeans
Mencintai budaya bangsa dapat dengan berbagai macam cara. Seperti kamu mempelajarinya, menunjukkan rasa tak terima bila ada budaya Indonesia yang diklaim negara lain, serta mengenakan kain atau pakaian khas daerah. Misalnya, batik.
Apakah kamu sudah biasa memakai busana batik atau justru sama sekali tak memilikinya di lemari? Untukmu yang gak punya satu pun pakaian batik atau ada tapi tidak pernah dikenakan pasti punya alasan. Barangkali menurutmu batik bikin penampilan terlihat lebih tua dari aslinya.
Pandangan ini dapat muncul karena dulu memang mayoritas pemakainya generasi di atasmu. Misal, ayah atau kakekmu. Pun batik dahulu identik dengan kondangan atau acara yang cukup resmi lainnya. Gak usah lagi takut dirimu dikira lebih tua karena mengenakan batik bila menerapkan enam tips berikut. Batik buat segala usia. Kamu bisa tampil muda dan stylish dengan batik, kok!
1. Berani memakai warna terang

Apa pun jenis pakaiannya, salah pilih warna dapat sangat memengaruhi penampilanmu. Warna gelap sebenarnya punya sisi bagus seperti menambah kewibawaan. Namun, kesan kelamnya seolah-olah menggambarkan energi yang lemah.
Antara terlalu tenang untuk usiamu atau kurang bersemangat. Buat kamu yang masih muda atau usia 20 hingga 30-an tahun dapat memilih warna batik yang lebih cerah. Warnanya tidak harus mencolok mata.
Seperti hijau, kuning, dan merah. Jika kamu tetap tak percaya diri, warna-warna kalem dapat dipilih. Terpenting gak gelap. Misal, warna cokelat dan abu-abu muda. Jangan cokelat tua, abu-abu gelap, biru tua, apalagi hitam. Kombinasi beberapa warna seperti kemeja pria dalam ilustrasi lebih baik. Tandanya jiwamu lebih hidup.
2. Lengan pendek terlihat lebih kasual

Sama seperti kemeja polos, lengan panjang tampak lebih formal. Kamu akan terlihat serius apabila mengenakan kemeja batik lengan panjang. Apalagi bagian pergelangan tangan dikancing.
Biasanya memang kemeja batik lengan panjang buat menghadiri acara penting. Juga untuk menyambut tamu. Supaya penampilanmu lebih muda dan bergaya, pilih kemeja batik lengan pendek saja.
Lebih stylish lagi kalau model lengan bagian bawahnya ada lipatan yang dijahit. Kamu akan makin fashionable. Ambil ukuran yang pas dengan tubuh. Bila ukurannya kebesaran, kesannya tetap seperti bapak-bapak.
3. Untuk perempuan juga bisa terusan atau rok pendek non-sepan

Potongan batik yang pendek juga bikin perempuan terlihat lebih trendi. Modelnya bisa terusan dengan lengan pendek dan bagian roknya sama atau sedikit di atas lutut. Namun, baik modelnya dres atau atasan dan bawahan terpisah, roknya jangan sepan.
Rok sepan yang membentuk lekuk tubuh kerap dipakai sebagai seragam kerja. Kesannya menjadi terlalu kaku buat keperluan sehari-hari. Pilih rok batik pendek dengan lipit.
Kamu bakal terlihat seperti remaja, ceria dan penuh semangat. Untukmu yang berhijab, dres atau bawahan batik panjang masih oke asal roknya gak sepan. Dirimu dapat memilih kulot batik yang dari luar seperti rok lebar. Padahal, bagian dalammya dijahit selayaknya celana longgar.
4. Padukan dengan bawahan jeans

Untuk acara formal, atasan batik biasa dipadukan dengan celana kain seperti orang bekerja. Penampilanmu dapat tampak lebih santai dengan memilih bawahan berbahan jeans. Celana atau rok jeans yang tak terlalu baru sehingga warnanya agak memudar justru bagus.
Terpenting warna jeans dan atasan batik gak terlampau kontras. Masih ada warna yang mirip. Seperti atasan batik biru muda. Warna bawahan jeans biru tua. Khususnya kalau batiknya gabungan beberapa warna.
Kamu jangan menambahinya lagi dengan warna yang berbeda. Ini memang gak secara langsung membuatmu terlihat lebih tua. Namun, penampilanmu amat ramai. Khas kebanyakan lansia yang tak lagi peduli matching atau tidak.
5. Kenakan sepatu kets alih-alih pantofel

Lebih ke bawah lagi ialah pentingnya memilih sepatu yang mencerminkan jiwa mudamu. Selama kamu tidak sedang menghadiri acara formal, gunakan sepatu kets saja. Jangan sepatu pantofel seperti ketika dirimu ke kantor.
Nanti kamu malah dikira pejabat yang akan memberikan sambutan atau asistennya. Kenakan sepatu kets yang biasa untukmu main. Cuci atau sikat dulu sampai bersih. Ini tak hanya berlaku buat cowok.
Cewek yang sudah memakai atasan atau bawahan batik pun dapat mengenakan sepatu kets. Tak harus sepatu atau sandal dengan hak tinggi. Sepatu bertali bikin kamu terlihat lebih energik dan gesit.
6. Gak harus kemeja atau dres, pilih model kekinian

Sekarang makin banyak model pakaian batik. Kalau dulu memang hanya kemeja batik untuk pria dan dres buat perempuan. Kini ada berbagai kreasi busana batik sebagai pemanis penampilan.
Seperti rompi, jaket, hingga jas atau blazer batik. Cocok sekali buatmu yang gak mau terlihat tua dalam balutan kemeja atau terusan batik. Kreasi batik modern membuatmu dapat mengenakannya kapan pun dan dipadu dengan pakaian lain.
Tidak hanya saat dirimu memenuhi undangan. Kamu bisa berjalan-jalan, bikin konten apa pun, sampai nongkrong dengan teman-teman dan tetap berbusana batik. Pilihan model batik yang kekinian juga dapat membuatmu menjadi trendsetter di lingkungan teman sebaya.
Batik dan kesan tua sudah menjadi masa lalu. Kini kamu dapat tampil muda dan stylish dengan batik untuk berbagai acara. Kamu bisa membeli pakaian batik modern yang sudah jadi atau menggunakan jasa penjahit. Tinggal beli bahan dengan motif dan warna yang disukai plus kasih foto contoh jadinya.