Ilustrasi mengecek dinding (pexels.com/RDNE Stock project)
Pernah merasa satu sudut rumah jauh lebih lembap dibandingkan ruangan lain, padahal ventilasi dan penggunaan pendingin udaranya serupa? Perbedaan kondisi tersebut bisa menjadi petunjuk adanya sumber kelembapan lokal, misalnya rembesan dari dinding luar, kebocoran pipa, atau air yang masuk melalui sambungan bangunan.
Untuk memeriksanya, kamu bisa menggunakan alat pengukur kelembapan (moisture meter) pada material yang dicurigai. Bandingkan hasil pengukuran di beberapa titik dengan kondisi ruangan yang serupa. Jika satu area menunjukkan angka jauh lebih tinggi, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk menemukan sumber airnya.
Moisture intrusion sebaiknya gak dianggap sebagai masalah kosmetik semata karena kelembapan yang terus terperangkap dapat merusak material bangunan dan memicu pertumbuhan jamur. Jadi, jangan abaikan perubahan kecil pada rumah, ya. Semakin cepat sumber air ditemukan dan ditangani, semakin kecil risiko kerusakan yang perlu kamu tanggung.