Ilustrasi tanaman dalam pot (pexels.com/Teona Swift)
Untuk memastikan apakah tanamanmu yang layu masih bisa terselamatkan atau tidak, bisa dengan cara melihat penampakan tanah dan bobotnya. Coba angkat pot tanamanmu. Jika terasa ringan, itu artinya tanamanmu hanya kekurangan air. Penyiraman yang tepat biasanya sukses membuatnya segar kembali.
Lantas, bagaimanakah cara penyiraman yang tepat itu? Karena ternyata media tanam yang amat kering akan menolak air, alih-alih menyerapnya, UConn Extension, seperti dikutip dari Plant Fix, menjelaskan dengan tepat apa yang salah.
"Ketika media perakaran terlalu kering, ia akan menjauh dari pot dan air akan mengalir dengan cepat dari sisi pot ke tatakan tanpa membasahi zona akar," terang mereka.
Kamu mungkin mengira sudah memberi banyak air pada media tanam yang kering itu, di mana sebenarnya air menyembur dari bagian bawah dalam hitungan detik sehingga bola akar di tengahnya masih sangat kering. Solusinya adalah merendam dari bawah.
"Rendam seluruh pot dalam wastafel atau ember berisi air hingga gelembung udara berhenti muncul," terang UConn.
Letakkan pot di ember berisi air hingga mencapai garis permukaan tanah, biarkan selama 20-30 menit hingga gelembung udaranya hilang, lalu angkat dan biarkan kelebihan airnya mengalir. Seluruh bola akar akan terhidrasi secara merata dan tanaman yang benar-benar haus sering kali daunnya kembali tumbuh dalam beberapa jam hingga beberapa hari.