Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

#LYF 5 Tips Bed Rotting yang Nyaman Biar Kamu Gak Makin Burnout

#LYF 5 Tips Bed Rotting yang Nyaman Biar Kamu Gak Makin Burnout
ilustrasi tips bed rotting yang nyaman (pexels.com/Daria)
Intinya Sih
  • Tren bed rotting jadi cara populer Gen Z dan Milenial buat recharge energi, tapi perlu dilakukan dengan benar biar gak makin burnout atau merasa bersalah karena gak produktif.
  • Artikel membagikan lima tips agar bed rotting lebih berkualitas: pilih warna sprei menenangkan, siapkan side table esensial, atur pencahayaan lembut, kurangi doomscrolling, dan jaga sirkulasi udara segar.
  • Bed rotting bukan tanda malas, melainkan bentuk self-care untuk menghargai batas diri dan memulihkan energi asal dilakukan dengan lingkungan nyaman serta kebiasaan sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tren bed rotting atau rebahan dalam waktu lama memang lagi populer di kalangan Gen Z dan Milenial sebagai cara buat recharge energi. Namun, kalau asal rebahan tanpa tujuan, yang ada kamu malah makin lemas dan merasa bersalah karena gak produktif. Nah, biar kegiatan istirahat kamu lebih berkualitas, kamu perlu mencoba konsep bed rotting yang membuat istirahat kamu jadi lebih maksimal.

Kalau kamu terus-terusan rebahan di kasur yang berantakan dengan cahaya lampu yang silau, bukannya segar, kamu malah bakal makin merasa burnout. Dampaknya bisa bikin siklus tidur berantakan dan perasaan cemas malah makin meningkat tajam, lho. Padahal, niat awal kamu ingin istirahat biar besoknya bisa semangat lagi buat beraktivitas. Makanya, yuk, simak tips berikut supaya sesi rebahan kamu jadi momen healing yang berkualitas dan bikin mood naik!

1. Pilih sprei warna earth tone atau pastel

ilustrasi mengganti sprei berwarna earth tone
ilustrasi mengganti sprei berwarna earth tone (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Langkah pertama buat bikin suasana bed rotting jadi nyaman adalah dengan memperhatikan visual tempat tidur kamu sendiri. Gunakan sprei dan sarung bantal dengan warna-warna yang menenangkan mata, seperti sage green, beige, atau warna pastel yang lembut. Secara psikologis, warna-warna ini membantu otak untuk lebih rileks dan masuk ke mode istirahat lebih cepat daripada warna yang terlalu kontras. Jangan lupa pastikan bahan spreinya juga nyaman di kulit supaya kamu gak merasa gatal atau kepanasan saat rebahan lama.

Gak perlu beli yang mahal, yang penting bersih dan tertata rapi tanpa tumpukan baju kotor di pojokan kasur. Kalau sprei kamu sudah estetik, rasanya mau tidur atau sekadar bengong pun jadi terasa lebih "niat" dan mewah.


2. Siapkan side table berisi barang esensial

ilustrasi side table
ilustrasi side table (pexels.com/cottonbro studio)

Supaya kamu gak bolak-balik bangun dari kasur, penting mempunyai side table atau meja kecil di samping tempat tidur. Isi meja tersebut dengan barang-barang wajib seperti botol minum berukuran besar, lip balm, hingga camilan ringan yang gak bikin berantakan. Mengorganisir barang-barang ini bakal membantu kamu tetap terhidrasi tanpa harus memutus momentum istirahat yang lagi enak-enaknya. Gunakan nampan kayu atau keranjang rotan kecil supaya tampilannya tetap rapi dan gak berantakan di atas meja.

Jangan sampai sesi bed rotting kamu malah bikin dehidrasi karena malas ambil minum ke dapur, ya. Menjaga asupan air putih itu penting supaya otak gak makin "lemot" setelah bangun dari istirahat panjang. Kalau mau lebih niat, kamu bisa tambahkan lilin aromaterapi favorit biar makin betah.

3. Atur lighting biar vibes-nya makin chill

ilustrasi sunset lamp dapat membuat tidur lebih banyak
ilustrasi sunset lamp dapat membuat tidur lebih banyak (pexels.com/cottonbro studio)

Cahaya lampu yang terlalu terang seringkali malah bikin mata tegang dan susah buat benar-benar rileks. Untuk mendukung bed rotting, cobalah gunakan lampu tidur yang berwarna kuning hangat (warm white) atau sunset lamp yang lagi viral. Cahaya yang redup membantu tubuh memproduksi hormon melatonin yang bikin perasaan jadi lebih tenang dan siap untuk istirahat total. Selain itu, cahaya yang dramatis bakal bikin kamar kamu kelihatan jauh lebih sinematik dan nyaman untuk dihuni.

Gak lucu kalau mau healing tapi lampu kamar malah terasa seperti lagi di ruangan ujian sekolah yang bikin stres? Kamu bisa pakai fairy lights yang ditempel di dinding kalau memang suka suasana yang lebih dreamy dan magis. Kalau siang hari, cukup buka sedikit gorden supaya ada cahaya matahari alami yang masuk tapi gak bikin silau ke arah mata, ya.

4. Kurangi doomscrolling, beralih ke analog

ilustrasi bed rotting dengan membaca buku
ilustrasi bed rotting dengan membaca buku (pexels.com/Los Muertos Crew)

Salah satu jebakan batman saat melakukan bed rotting adalah doomscrolling atau asyik main HP berjam-jam sampai lupa waktu. Alih-alih merasa segar, radiasi blue light dari HP justru bisa bikin kepala pusing dan mental capek karena asupan informasi yang berlebihan. Cobalah ganti aktivitas digital kamu dengan hal-hal analog, seperti membaca buku fisik, menulis di jurnal, atau sekadar mewarnai di coloring book. Aktivitas seperti ini memberikan kepuasan tersendiri bagi otak karena ada sesuatu nyata yang kamu sentuh dan kerjakan, lho.

Memberi jeda pada mata dari layar HP itu beneran bisa menyelamatkan mood kamu dari rasa iri melihat hidup orang lain di media sosial, lho. Manfaatkan waktu ini buat ngobrol sama diri sendiri atau sekadar mendengarkan playlist lagu favorit tanpa gangguan notifikasi. Kamu bakal kaget betapa tenangnya pikiran kalau gak terus-menerus disuapi konten video pendek yang gak ada habisnya.

5. Pastikan sirkulasi udara tetap segar

ilustrasi kamar tidur dengan sirkulasi udara yang baik
ilustrasi kamar tidur dengan sirkulasi udara yang baik (pexels.com/aksinfo7 universe)

Rebahan seharian di kamar yang tertutup rapat bisa bikin udara jadi pengap dan aromanya jadi gak karuan, lho. Biar sesi bed rotting kamu tetap batasan yang sehat, pastikan jendela kamar sempat dibuka sebentar atau gunakan air purifier jika ada. Udara segar yang mengalir bakal membawa oksigen baru yang bikin otak kamu gak makin berat dan bantu proses pemulihan energi lebih cepat. Kamu juga bisa memakai diffuser dengan essential oil aroma lavender atau peppermint untuk memberikan efek relaksasi yang maksimal.

Kamar yang bau apek karena sirkulasi udara buruk itu bikin kamu gak betah mau sebaik apa pun dekorasinya. Udara yang bersih bakal bikin hati dan pikiran kamu merasa lebih jernih saat akhirnya memutuskan untuk bangun dan kembali beraktivitas nantinya. Jadi, jangan biarkan kamar kamu jadi sarang debu hanya karena kamu malas gerak buat sekadar buka jendela, ya.

Melakukan bed rotting bukan berarti kamu malas, tapi itu cara kamu menghargai batasan diri dan butuh waktu tenang sejenak, kok. Istirahat itu hak semua orang, asalkan dilakukan dengan cara yang benar dan gak bikin kamu malah makin terpuruk. Semoga setelah rebahan cantik ini, energi kamu kembali penuh dan siap buat taklukkan dunia lagi besok pagi!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina

Related Articles

See More