7 Tips Biar Kulkas Gak Cepat Bau dan Berantakan, Sering Terlewat!

- Rutin cek dan buang makanan yang sudah kedaluwarsa
- Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat
- Lap tumpahan secepat mungkin
Kulkas itu sering jadi 'penyelamat' stok makanan di rumah. Dari sayur, buah, lauk sisa semalam, sampai camilan favorit, semuanya numpuk di sana. Namun, pernah gak sih kamu buka kulkas dan langsung disambut aroma yang bikin dahi berkerut? Atau lihat isinya sudah berantakan sampai susah cari barang? Rasanya pengin langsung tutup lagi, ya.
Padahal kulkas yang bersih dan rapi bikin aktivitas di dapur jauh lebih nyaman. Kamu jadi gampang menemukan bahan makanan, gak ada yang kelupaan sampai basi, dan tentu saja gak ada bau aneh yang ganggu selera makan. Masalahnya, beberapa kebiasaan kecil sering banget terlewat. Yuk, cek tujuh tips simpel ini, siapa tahu ada yang belum kamu lakukan.
1. Rutin cek dan buang makanan yang sudah kedaluwarsa

Kadang kita simpan makanan dengan niat 'nanti dimakan lagi', tapi malah lupa sampai berminggu-minggu. Sisa saus, potongan buah, atau lauk di wadah kecil bisa jadi sumber bau kalau dibiarkan terlalu lama. Biasakan cek isi kulkas minimal seminggu sekali. Lihat tanggal kedaluwarsa dan kondisi makanan secara fisik. Kalau sudah berubah warna, bau, atau tekstur, lebih baik segera dibuang.
Kebiasaan sortir ini mencegah bau menyebar ke makanan lain. Selain itu, kamu juga jadi lebih sadar stok apa saja yang masih layak pakai. Kulkas pun terasa lebih lega dan terorganisir. Gak perlu lama-lama, cukup luangkan 10–15 menit saja. Simpel, tapi efeknya besar banget.
2. Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat

Menyimpan makanan tanpa penutup adalah salah satu penyebab utama kulkas cepat bau. Aroma dari satu makanan bisa menyebar dan bercampur dengan yang lain. Apalagi kalau itu ikan, bawang, atau makanan bersantan. Gunakan wadah kedap udara atau tutup rapat dengan plastik wrap. Jangan biarkan makanan terbuka begitu saja.
Selain mencegah bau, wadah tertutup juga menjaga makanan lebih awet. Cairan gak mudah tumpah dan rak kulkas tetap bersih. Kamu juga jadi lebih rapi saat menata isi kulkas. Coba cek sekarang, masih ada makanan yang disimpan tanpa penutup? Kalau iya, ini saatnya dibenahi.
3. Lap tumpahan secepat mungkin

Tumpahan kecil sering dianggap sepele. Padahal saus, kuah, atau cairan dari daging yang menetes bisa jadi sumber bau kalau dibiarkan. Lama-lama cairan itu mengering dan sulit dibersihkan. Belum lagi kalau bercampur dengan sisa makanan lain. Jadi, setiap kali ada yang tumpah, langsung lap sebelum lupa.
Simpan lap kecil atau tisu khusus dekat dapur supaya kamu bisa cepat bertindak. Jangan tunggu jadwal bersih-bersih besar baru ditangani. Kulkas yang bersih dari noda bikin kamu lebih nyaman setiap kali membukanya. Percaya deh, kebiasaan kecil ini bikin kulkas jauh lebih awet bersihnya.
4. Gunakan penyerap bau alami

Kalau kulkas mulai tercium kurang segar, kamu bisa pakai bahan alami sebagai penyerap bau. Baking soda adalah salah satu yang paling praktis. Cukup taruh dalam wadah kecil terbuka dan letakkan di sudut kulkas. Selain itu, kamu juga bisa pakai arang aktif atau kopi bubuk. Bahan-bahan ini membantu menyerap aroma tak sedap tanpa menyengat.
Pastikan kamu menggantinya secara berkala agar tetap efektif. Jangan sampai malah lupa dan jadi lembap sendiri. Cara ini murah dan mudah dilakukan. Kamu gak perlu beli produk mahal kalau solusi alaminya sudah cukup membantu. Kulkas pun terasa lebih segar setiap dibuka.
5. Atur isi kulkas berdasarkan kategori

Kulkas berantakan sering terjadi karena semua barang ditaruh sembarangan. Coba mulai atur berdasarkan kategori, misalnya sayur di laci khusus, daging di rak bawah, dan minuman di satu sisi tertentu. Dengan pengelompokan seperti ini, kamu gak perlu bongkar semua isi kulkas saat mencari sesuatu. Selain rapi, juga lebih higienis.
Gunakan keranjang kecil atau organizer kalau perlu. Benda sederhana ini bisa membantu membagi ruang lebih efektif. Kamu juga jadi lebih sadar saat stok mulai menipis atau terlalu penuh. Tampilan kulkas yang teratur bikin hati lebih tenang, setuju gak?
6. Jangan terlalu penuh mengisi kulkas

Kadang karena takut kehabisan, kita malah memenuhi kulkas sampai sesak. Padahal sirkulasi udara di dalam kulkas penting supaya suhu tetap merata. Kalau terlalu penuh, udara dingin sulit mengalir dengan baik. Akibatnya, beberapa bagian jadi kurang dingin dan makanan lebih cepat rusak. Bau pun lebih mudah muncul.
Sisakan sedikit ruang di setiap rak agar udara tetap bergerak. Kalau stok sudah terlalu banyak, mungkin saatnya atur ulang menu masakan supaya bahan cepat terpakai. Kulkas bukan gudang, jadi jangan dipaksa menampung semuanya. Lebih sedikit tapi terkontrol jauh lebih baik, kan?
7. Bersihkan kulkas secara menyeluruh secara berkala

Meski terlihat bersih dari luar, bagian dalam kulkas tetap perlu dibersihkan total. Idealnya, lakukan pembersihan menyeluruh setiap satu atau dua bulan sekali. Keluarkan semua isi, lepaskan rak jika memungkinkan, lalu lap dengan campuran air hangat dan sedikit sabun. Hindari bahan yang terlalu keras agar gak merusak permukaan.
Pastikan semua bagian kering sebelum makanan dimasukkan kembali. Momen ini juga bisa jadi waktu yang pas untuk sortir ulang isi kulkas. Dengan pembersihan rutin, bau membandel bisa dicegah sejak awal. Kulkas kamu pun tetap nyaman dan higienis untuk menyimpan makanan.
Intinya, menjaga kulkas tetap wangi dan rapi itu soal kebiasaan kecil yang konsisten. Bukan hal besar yang butuh tenaga ekstra, tapi biasanya terlewat karena dianggap sepele. Padahal kulkas adalah tempat penyimpanan utama makanan yang kamu konsumsi setiap hari. Kalau bersih dan teratur, kualitas makanan juga lebih terjaga. Kamu pun gak perlu khawatir soal bau tak sedap.
Sekarang coba buka kulkas kamu dan lihat kondisinya. Masih rapi dan segar, atau sudah mulai berantakan? Dengan tujuh tips tadi, kamu bisa mulai pelan-pelan membenahi dari hal paling sederhana. Gak harus langsung sempurna, yang penting konsisten. Yuk, bikin kulkas kamu lebih nyaman dan bebas bau mulai hari ini!

















