Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Resensi Buku Rumah dengan Pintu Biru yang Dibaca Dian Sastro

Buku bacaan Dian Sastrowardoyo, Rumah dengan Pintu Biru.
Buku bacaan Dian Sastrowardoyo, Rumah dengan Pintu Biru. (threads.com/therealdisastr | gramedia.com)

Buku berjudul Rumah dengan Pintu Biru kian ramai diperbincangkan setelah aktris Dian Sastrowardoyo membagikan momen dirinya tengah membaca buku tersebut di media sosial. Pemeran utama film Ada Apa dengan Cinta ini memang kerap menunjukkan kegemaran terhadap buku bacaan.

Kali ini, Dian memilih sebuah memoar dengan tema politik di masa 1965. Buku ini tak hanya menarik karena mengangkat isu yang tengah digemari anak muda, namun juga karena penulis dari buku ini adalah penyintas langsung dari konflik di masa kelam tersebut. Simak ulasannya, dalam artikel ini, ya!

1. Isi buku Rumah dengan Pintu Biru

Buku Rumah dengan Pintu Biru
Buku Rumah dengan Pintu Biru. (gramedia.com)

Rumah dengan Pintu Biru mengisahkan hidup Tari Budiardjo, seorang perempuan elit intelektual dari kelas menengah yang hidup di masa pemerintahan Presiden Soekarno. Orangtua Tari merupakan pejabat penting yang ditangkap tanpa pengadilan sebab dicurigai memiliki pemikiran radikal.

Atas kejadian kelam yang menimpanya, Tari terpaksa menjadi kepala rumah tangga. Namun, dia tetaplah seorang remaja yang aktif dengan sekolah. Hidupnya pun masih akrab dengan pesta dan laki-laki. Di tengah kemelut masalah yang dihadapinya, Tari menemukan cinta. Akan tetapi, cinta itu juga tidakkah mudah bagi tari. Ia menyaksikan kekasihnya disiksa.

Pengalaman hidup yang dialami Tari membangun kesadaran dan aktivisme dalam dirinya. Keberanian itu pun tumbuh dalam dirinya. Memoar ini mengangkat kisah pengkhianatan dan ketakutan dengan latar tahun 65. Masa di mana keluarga dan masyarakat terpecah belah karena situasi politik yang tak menentu.

2. Memoar dari penyintas politik dan masa kudeta 1965 di Indonesia

Buku bacaan Dian Sastrowardoyo, Rumah dengan Pintu Biru
Buku bacaan Dian Sastrowardoyo, Rumah dengan Pintu Biru. (threads.com/therealdisastr)

Rumah dengan Pintu Biru merupakan memoar yang ditulis oleh Tari Lang, putri dari Carmel Budiardjo. Buku ini merekam kehidupan keluarga Budiardjo, dengan latar masa 1965, salah satu momentum sejarah kelam di Indonesia. Catatan ini ditulis secara langsung oleh Tari, sosok yang mengalami secara langsung semua peristiwa pilu tersebut.

Kisahnya berlatar pada masa kudeta 65, kala itu orangtua Tari ditangkap, membuatnya terpaksa harus mengurus hidup seorang diri dengan menjadi kurir pengantar pesan. Pada masa itu, Tari yang aktif dalam organisasi pemuda pun akhirnya ikut ditangkap. Ia kemudian melihat sendiri penyiksaan kepada teman-temannya.

Beruntung, ibu Tari membebaskan ia di kemudian hari. Tari kemudian pindah ke Inggris dan mengupayakan pembebasan orangtuanya dari London. Memoar ini terasa personal sebab pengalaman dan pengamatan itu dialami secara langsung oleh penulis. Membuat buku ini terasa lebih mengharukan.

3. Mengenal sosok Tari Lang

Buku bacaan Dian Sastrowardoyo, Rumah dengan Pintu Biru
Buku bacaan Dian Sastrowardoyo, Rumah dengan Pintu Biru. (threads.com/therealdisastr)

Tari lahir di Praha dan besar di Jakarta. Ia adalah seorang putri dari Ayah berkebangsaan Indonesia dan Ibu berdarah Inggris. Dengan pemikiran yang radikal, kedua orangtua Tari telah terlibat dalam politik sejak muda. Pengalaman di masa kudeta 1965 telah membentuk hidupnya.

Di usia 18 tahun Tari pindah ke Inggris dan melakoni profesi sebagai pebisnis perempuan dalam bidang Reputation Management. Kini Tari menjabat sebagai dewan untuk beberapa organisasi kreatif dan budaya. Ia tak lagi tinggal di Indonesia, melainkan menetap di Edinburgh dan Prancis. Tari juga telah menikah dengan pria Skotlandia dan telah memiliki delapan cucu.

Ulasan di atas semoga bisa membantu kamu dalam memutuskan buku bacaan berikutnya. Kira-kira apakah kamu tertarik juga?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

6 Novel Klasik Paling Menghantui untuk Pencinta Romansa Kelam

17 Feb 2026, 19:28 WIBLife