Namun, tak semua orang menggunakan dating apps untuk hal-hal yang positif dan sesuai dengan tujuan awalnya, yakni mencari jodoh. Dalam kasus perempuan yang bermain di dating apps, kamu mungkin pernah menemukan laki-laki yang hanya ingin menggoda, ditemani chatting, memberikan kata-kata hingga janji-janji manis, tapi aslinya tidak serius mencari pasangan.
3 Tips Gak Terjebak Love Bombing di Dating Apps untuk Perempuan

- Perempuan di dating apps disarankan tetap skeptis terhadap pujian berlebihan dan ajakan menikah sejak awal, karena karakter serta niat lawan bicara belum bisa dipastikan.
- Perhatikan pola komunikasi: orang yang ingin mengenal secara serius cenderung memulai obrolan ringan dan sopan, bukan lebih banyak flirting atau memusatkan perhatian pada fisik.
- Janji manis di awal perlu diwaspadai; keseriusan lebih terlihat dari tindakan nyata dan persiapan yang jelas, bukan alasan berulang atau ucapan tanpa realisasi.
Dating apps bukan lagi hal baru saat ini. Tak sedikit orang yang mulai membuka dating apps untuk bertemu dengan seseorang, berkencan, dan akhirnya memutuskan untuk naik ke jenjang yang lebih serius.
Nah, sebagai perempuan, ada beberapa tips yang bisa diterapkan agar kamu tidak langsung terjebak dalam love bombing di dating apps. Buang-buang waktu saja, gak, sih?
1. Pasang "alarm" skeptis

ilustrasi perempuan main dating apps (pexels.com/Julio Lopez) Dunia dating apps sangat luas. Kamu bisa bertemu dengan laki-laki dari belahan dunia mana pun dengan karakter dan tujuan yang beragam. Gak jarang kamu mungkin menemukan laki-laki yang baru mulai chatting di dating apps, tapi sudah langsung memujimu setinggi langit hingga mengajak menikah.
Pujian-pujian yang ia berikan di awal itu bisa menjadi salah satu bentuk love bombing agar kamu terjebak dalam permainannya. Dia bilang kamu cantik dan manis, tapi di balik itu semua ada maksud tersembunyi agar kamu mau menuruti apa pun kemauannya.
Supaya kamu tidak langsung terbuai dengan kata-kata dan janji-janji manisnya, kamu harus bisa memasang "alarm" skeptis di kepalamu. Tanamkan dalam pikiranmu, meski kata demi katanya terdengar sopan dan manis, kamu belum pernah bertemu mereka secara langsung, sehingga sulit untuk mengetahui karakter aslinya.
Bisa saja kalimat yang dia kirim ke kamu hanya menjadi topeng. Padahal, aslinya dia punya niat jahat padamu.
2. Lihat polanya

ilustrasi love bombing lewat chat (pexels.com/www.kaboompics.com) Laki-laki yang serius ingin mencoba berkenalan denganmu tidak akan memulai percakapan dengan kalimat, "Kamu cantik sekali. Aku terpikat dengan kecantikanmu, dan aku ingin memiliki istri yang cantik sepertimu."
Laki-laki yang ingin berkenalan denganmu akan memulainya dengan sapaan sopan, bertanya hal-hal ringan seperti dari mana asalmu, apa warna favoritmu, atau mulai mengobrol tentang kesukaan kalian masing-masing.
Namun, jika ia memulainya dengan flirting ringan, itu adalah pola yang harus mulai kamu perhatikan. Jika dia lebih sering flirting ketimbang bicara serius denganmu, itu bisa menjadi salah satu pola negatif yang harus kamu sadari dan menyalakan sistem "alarm" skeptismu tadi.
3. Janji manis tidak dimulai di awal

ilustrasi dating apps (unsplash.com/Flure Bunny) Pernahkah kamu bertemu laki-laki yang baru saja berkenalan dan memulai obrolan denganmu di dating apps, tapi langsung mengajak menikah atau memberikan janji manis lainnya? Hati-hati, ini adalah pola love bombing lainnya yang harus kamu sadari dan hindari.
Laki-laki yang serius padamu tidak akan mengeluarkan janji-janji manisnya di awal. Karena logikanya, jika ia tidak bisa menepatinya, itu juga akan menyakitkan baginya.
Jika serius, laki-laki akan cenderung membuktikannya lewat tindakan, bukan kata-kata yang bisa berlalu begitu saja. Misalnya, kamu matched dengan laki-laki dari luar Indonesia. Setelah beberapa bulan berkenalan denganmu, dia mengatakan ingin datang ke Indonesia dan bertemu secara langsung.
Apabila dia tidak serius, maka dia akan mulai menunjukkan gelagat no action. Dia tidak akan mulai mempersiapkan perjalanannya sama sekali, dan setiap kali kamu bertanya hanya beralasan ini dan itu.
Namun, jika dia serius, dia akan mulai mempersiapkan segalanya untuk menemuimu, mulai dari tiket pesawat, booking hotel, hingga bertanya tentang destinasi apa yang bisa kalian kunjungi berdua nanti.
Laki-laki cenderung bertindak secara logis, sementara perempuan kerap menggunakan sisi emosionalnya lebih dominan. Meski demikian, kamu harus tetap berhati-hati saat mencoba peruntungan di dating apps. Pasalnya, kamu mungkin tidak benar-benar bertemu dengan laki-laki yang serius ingin mencari pasangan, melainkan hanya ingin bermain-main denganmu. Jika kamu merasa sudah terjebak dalam love bombing-nya, segera menjauh sebelum terlambat.






















