Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Jaga Kewarasan buat Kamu yang Jarang Liburan

5 Tips Jaga Kewarasan buat Kamu yang Jarang Liburan
ilustrasi karyawan (pexels.com/Pavel Danilyuk)
  • Jarang liburan karena keterbatasan waktu atau uang bukan berarti harus bekerja tanpa jeda; manfaatkan waktu santai di rumah untuk beristirahat.
  • Hindari membandingkan hidup dengan unggahan liburan orang lain; alihkan perhatian ke aktivitas harian atau nikmati tayangan perjalanan yang bersifat edukatif.
  • Jaga kewarasan dengan teman dekat sebagai tempat berbagi cerita dan kembangkan hobi lain, seperti berkebun, merawat hewan, atau berolahraga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kapan terakhir kali kamu pergi berlibur? Sekarang memang banyak orang suka berlibur. Dirimu bisa melihat dokumentasinya di berbagai media sosial. Pergi liburan bukan lagi kebutuhan tersier, melainkan kebutuhan primer bagi sebagian orang.

Pikir mereka, ngapain kerja capek-capek kalau sebagian pendapatan tidak dipakai untuk berlibur? Mereka berhak untuk mengisi energi kembali dengan mengunjungi tempat-tempat yang menarik. Liburan juga menjadi cara buat melihat dunia yang lebih luas.

Namun, sering berlibur boleh jadi kemewahan buat sebagian orang. Termasuk kamu yang karena satu dan lain hal gak bisa kerap berlibur. Meski begitu, jangan berkecil hati. Tips jaga kewarasan buat kamu yang jarang liburan berikut ini bisa diterapkan agar kehidupan senantiasa seimbang.

  1. 1. Bukan berarti kerja terus

    bekerja
    ilustrasi bekerja (pexels.com/MART PRODUCTION)

    Kamu cuma gak liburan sesering orang lain. Bukan berarti harus bekerja 24 jam nonstop selama berbulan-bulan. Maka dari itu, jaga betul pikiranmu supaya dirimu tak lantas merasa menderita sekali.

    Sebab jika perasaan seperti itu sudah muncul, pasti rasanya amat gak enak. Kamu merasa kehidupanmu sangat memprihatinkan. Tidak ada senangnya sama sekali. Padahal, walaupun dirimu gak pergi berlibur, tetap punya waktu untuk bersantai di rumah.

    Memang waktu luangmu barangkali tidak cukup kalau mau pergi berlibur. Akan tetapi, rebahan di rumah setelah 5 atau 6 hari kerja juga rasanya menyenangkan. Kamu bisa bangun agak siang di hari libur. Tidak ada keharusan untuk melakukan apa pun.

  2. 2. Jangan sibuk membandingkan diri dengan orang yang liburan terus

    bekerja
    ilustrasi bekerja (pexels.com/Fariz Hermawan)

    Perbandingan yang tidak dilakukan secara hati-hati akan menjadi perusak kebahagiaan. Apalagi perbandingannya soal liburan. Kelihatannya hidup orang-orang enak sekali. Mereka bisa berlibur ke mana saja.

    Bukan hanya berbagai destinasi wisata dalam negeri. Liburan ke luar negeri saja paling gak sekali tiap tahun. Mereka keluar-masuk berbagai hotel mewah sudah seperti rumah sendiri. Gak akan ada habisnya bila kamu mulai membandingkan diri dengan orang lain dalam hal-hal yang menyenangkan.

    Semuanya menjadi terasa menyedihkan sekali bagimu. Alihkan fokusmu dari memantau liburan orang ke menjalani aktivitasmu sehari-hari. Kalau kamu punya sejumlah teman yang liburan terus, tak usah sering-sering mengintip statusnya. Pasti liburannya yang membuatmu kurang semangat bekerja.

  3. 3. Hidupkan rasa senang saat nonton liputan perjalanan

    wisata candi Prambanan
    ilustrasi wisata candi Prambanan (pexels.com/Bangunfii)

    Menyaksikan liputan perjalanan wisata di televisi atau YouTube memberikan efek yang berbeda dengan melihat status liburan orang. Tayangan seputar wisata itu memang dibuat untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata atau kehidupan di alam bebas.

    Ada unsur edukasi sekaligus hiburan di dalamnya. Bukan sekadar orang per orang yang mengeluarkan uang buat pergi ke tempat-tempat yang sesuai seleranya. Konten pribadi begini biasanya gak bertujuan untuk mengedukasi masyarakat atau mengiklankan tempat wisata.

    Semata-mata untuk mendokumentasikan acara liburannya. Bahkan terkadang ada keinginan untuk pamer. Pilih program-program liputan perjalanan atau wisata supaya kamu merasa seperti lagi diajak jalan-jalan oleh repoternya tanpa perlu capek-capek dan keluar duit. Begini saja sudah membuatmu merasa lebih bahagia.

  4. 4. Punya teman dekat walaupun gak banyak

    teman-teman
    ilustrasi teman-teman (pexels.com/Ivan S)

    Sampai kapan pun, memiliki teman tetap penting. Jangan lantas masa dewasa atau kepribadian introver membuatmu merasa gak butuh kawan sama sekali. Bahkan lebih baik tak punya teman daripada sesekali direpoti oleh mereka.

    Adanya teman, apalagi yang cukup dekat, membuatmu selalu punya lawan bicara tentang apa pun. Kesibukan masing-masing barangkali memang tidak memungkinkan kalian untuk kerap pergi bersama. Namun, setidaknya dirimu bisa mengobrol dengannya.

    Obrolan yang paling ringan sekalipun memberikan efek menenangkan. Kamu menjadi tahu bahwa apa yang dirasakan olehmu merupakan hal yang normal. Dirimu juga menjadi tahu bahwa tidak semua orang di dunia ini berlibur terus. Baik kalian bercakap-cakap langsung atau secara online cukup untuk menjaga kewarasan.

  5. 5. Miliki kesenangan lain biar hidup gak hampa

    menanam
    ilustrasi menanam (pexels.com/cottonbro studio)

    Sebaiknya memang kamu tidak menumpukan kesenangan pada satu kegiatan saja. Sebab ada kalanya satu aktivitas tak bisa dilakukan. Jangan sampai dirimu merasa gak bahagia ketika satu kesenangan tidak bisa diwujudkan.

    Seolah-olah seluruh hidupmu bergantung padanya. Apalagi liburan yang jauh. Pastinya butuh biaya yang banyak dan waktu beberapa hari. Untukmu yang pekerjaannya padat atau uangnya lagi mepet, wajib memiliki sumber kesenangan lain di sela-sela kesibukan.

    Contohnya, bercocok tanam di rumah, merawat binatang peliharaan, berolahraga di luar ruangan sampai ikut event lari, dan sebagainya. Dengan begitu, kamu tidak bisa sering berlibur pun bukan masalah. Dirimu tak lantas merasa suntuk sekali.

    Sekarang liburan telah menjadi kebutuhan sekaligus gaya hidup. Akan tetapi, jika kamu belum leluasa untuk sering berlibur karena berbagai faktor, tak usah merasa sedih. Tips jaga kewarasan buat kamu yang jarang liburan bisa dicoba.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More