Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Merawat Lantai Kayu agar Tetap Hangat dan Gak Mudah Retak

ilustrasi interior dengan lantai kayu
ilustrasi interior dengan lantai kayu (pexels.com/Pixabay)
Intinya sih...
  • Kelembapan ruangan harus seimbang agar lantai kayu tidak retak
  • Bersihkan lantai secara lembut dan rutin untuk menjaga kehangatan dan keindahannya
  • Lindungi lantai dari goresan, benturan, paparan panas, dan sinar matahari berlebihan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lantai kayu selalu punya daya tarik tersendiri karena mampu menghadirkan kesan hangat, alami, dan nyaman di dalam rumah. Tekstur serta warna alaminya membuat ruangan terasa lebih hidup sekaligus elegan tanpa harus berlebihan. Namun di balik tampilannya yang menawan, lantai kayu juga membutuhkan perawatan khusus agar tetap awet dan gak mudah retak.

Perubahan suhu, kelembapan udara, hingga kebiasaan sehari-hari sering kali menjadi penyebab utama kerusakan lantai kayu. Tanpa perawatan yang tepat, keindahan lantai bisa memudar lebih cepat dari yang dibayangkan. Supaya lantai kayu tetap terjaga kehangatannya dan tahan lama, yuk simak tips perawatannya sampai tuntas!

1. Jaga kelembapan ruangan tetap seimbang

ilustrasi menggunakan humidifier
ilustrasi menggunakan humidifier (pexels.com/Huy Phan)

Kelembapan udara memegang peranan penting dalam menjaga kondisi lantai kayu. Udara yang terlalu kering dapat membuat kayu menyusut dan memicu retakan halus di permukaannya. Sebaliknya, kelembapan berlebih juga berisiko membuat kayu mengembang dan kehilangan bentuk aslinya.

Menjaga kelembapan ruangan tetap stabil membantu lantai kayu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Penggunaan humidifier atau ventilasi yang baik dapat membantu menjaga keseimbangan udara. Dengan kondisi ruangan yang stabil, lantai kayu akan terasa lebih hangat dan nyaman saat dipijak.

2. Bersihkan lantai secara rutin dengan cara lembut

ilustrasi membersihkan lantai kayu
ilustrasi membersihkan lantai kayu (pexels.com/RDNE Stock project)

Membersihkan lantai kayu gak bisa disamakan dengan lantai keramik atau granit. Permukaannya lebih sensitif terhadap air dan bahan pembersih yang terlalu keras. Jika salah cara, lapisan pelindung kayu bisa cepat menipis dan membuat lantai terlihat kusam.

Gunakan sapu halus atau kain lembap yang diperas dengan baik agar air gak meresap ke pori kayu. Pembersih khusus lantai kayu juga membantu menjaga warna dan teksturnya tetap alami. Rutinitas pembersihan yang lembut akan memperpanjang usia lantai sekaligus mempertahankan kesan hangat di dalam rumah.

3. Lindungi lantai dari goresan dan benturan

ilustrasi karpet berbulu
ilustrasi karpet berbulu (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Goresan kecil sering terlihat sepele, tetapi bisa menjadi awal kerusakan serius pada lantai kayu. Gesekan furnitur, alas kaki yang kasar, atau benda berat yang diseret berpotensi merusak permukaan kayu. Jika dibiarkan, goresan tersebut bisa berkembang menjadi retakan.

Penggunaan alas kaki khusus dalam ruangan atau pelindung kaki furnitur sangat disarankan. Karpet tipis di area tertentu juga membantu mengurangi tekanan langsung pada lantai. Dengan perlindungan yang tepat, lantai kayu akan tetap terlihat rapi dan nyaman dipandang.

4. Hindari paparan panas dan sinar matahari berlebihan

ilustrasi interior rumah dengan lantai kayu
ilustrasi interior rumah dengan lantai kayu (pexels.com/Curtis Adams)

Panas berlebih dapat memengaruhi struktur alami kayu dan membuatnya lebih rentan retak. Paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama juga bisa menyebabkan perubahan warna yang gak merata. Kondisi ini sering terjadi pada area dekat jendela besar atau pintu kaca.

Mengatur tirai atau gorden dapat membantu mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk. Selain itu, menjaga suhu ruangan tetap stabil akan membantu lantai kayu mempertahankan elastisitas alaminya. Dengan perlindungan ini, kehangatan lantai kayu tetap terasa tanpa mengorbankan keawetannya.

5. Lakukan perawatan lapisan pelindung secara berkala

ilustrasi interior rumah lantai kayu
ilustrasi interior rumah lantai kayu (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Lapisan pelindung menjadi tameng utama lantai kayu dari kerusakan sehari-hari. Seiring waktu, lapisan ini bisa menipis akibat gesekan dan aktivitas rutin. Jika gak dirawat, permukaan kayu akan lebih mudah menyerap kelembapan dan kotoran.

Perawatan seperti refinishing atau pelapisan ulang membantu mengembalikan kilau sekaligus perlindungan lantai. Proses ini juga menjaga tekstur kayu tetap halus dan nyaman dipijak. Dengan perawatan berkala, lantai kayu akan selalu tampil hangat dan tahan lama.

Merawat lantai kayu bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan lingkungan di sekitarnya. Dengan perhatian yang tepat, lantai kayu bisa bertahan lama tanpa kehilangan pesona alaminya. Kehangatan dan kenyamanan yang dihadirkan pun akan terus terasa di setiap sudut rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Zodiak yang Merasa Bersalah saat Mengutamakan Diri Sendiri

06 Jan 2026, 07:15 WIBLife