Minority stress adalah tekanan yang dialami seseorang akibat stigma, diskriminasi, atau perlakuan negatif yang berkaitan dengan identitas dirinya atau kelompok sosial tertentu. Tekanan ini bisa muncul dari pengalaman seperti diskriminasi terbuka, tetapi juga dapat berasal dari hal-hal kecil yang terjadi berulang kali, seperti komentar merendahkan, penolakan, atau perlakuan berbeda dari lingkungan sekitar.
Di tengah kondisi tersebut, validasi diri menjadi salah satu hal yang penting untuk dimiliki. Validasi diri berarti mampu mengakui dan menerima perasaan serta pengalaman pribadi tanpa langsung menyalahkan diri sendiri. Hal ini bukan berarti seseorang harus menganggap semua hal yang dirasakan selalu benar, tetapi memahami bahwa emosinya memiliki alasan dan layak untuk diperhatikan.
