Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Cara Menghilangkan Bau Apek dan Jamur pada Buku Preloved

4 Cara Menghilangkan Bau Apek dan Jamur pada Buku Preloved
Ilustrasi buku thrifting (pexels.com/Julio Lopez)
Intinya Sih
  • Buku preloved dapat berbau apek dan berjamur akibat kelembapan tinggi serta sirkulasi udara buruk, tetapi kondisinya bisa ditangani tanpa langsung dibuang.
  • Angin-anginkan buku di tempat kering dan teduh, gunakan kipas ringan bila perlu, serta manfaatkan baking soda dalam wadah terpisah untuk menyerap bau.
  • Pisahkan buku berjamur, bersihkan perlahan dengan kuas lembut, lalu simpan di area berventilasi dengan silica gel; jamur parah perlu ditangani profesional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Membeli buku bekas melalui thrifting bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, terutama ketika menemukan judul langka atau buku favorit dengan harga lebih terjangkau. Namun, buku bekas yang sudah lama disimpan terkadang memiliki masalah berupa bau apek, noda jamur, hingga permukaan halaman yang terasa lembap. Kondisi tersebut umumnya muncul karena buku disimpan di tempat dengan kelembapan tinggi dan sirkulasi udara yang kurang baik.

Jangan buru-buru membuang buku hanya karena aromanya kurang sedap. Dengan perawatan yang tepat, bau apek dapat dikurangi dan kondisi buku bisa dibuat lebih nyaman untuk dibaca. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba di rumah.

1. Angin-anginkan buku di tempat kering dan memiliki sirkulasi udara baik

Ilustrasi mengangin-anginkan buku
Ilustrasi mengangin-anginkan buku (pexels.com/Atlantic Ambience)

Langkah pertama yang paling sederhana adalah mengangin-anginkan buku. Buka buku secara perlahan dan letakkan dalam posisi berdiri agar udara dapat masuk ke sela-sela halaman. Pilih tempat yang kering, teduh, dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari langsung menjemur buku di bawah sinar matahari yang terlalu terik karena dapat membuat warna halaman cepat menguning, tinta memudar, atau sampul melengkung.

Agar prosesnya lebih maksimal, balik posisi buku secara berkala sehingga bagian halaman yang berbeda mendapatkan paparan udara. Kamu juga bisa menggunakan kipas dengan hembusan ringan dari jarak tertentu untuk membantu mengurangi kelembapan. Jika bau apek cukup kuat, proses penganginan mungkin perlu dilakukan beberapa kali selama beberapa hari sampai aroma berkurang.

2. Gunakan baking soda untuk menyerap bau apek

Ilustrasi menggunakan baking soda
Ilustrasi menggunakan baking soda (pexels.com/Vlada Karpovich)

Baking soda dapat menjadi salah satu pilihan sederhana untuk membantu menyerap aroma tidak sedap pada buku. Caranya, masukkan buku ke dalam kotak atau wadah besar yang bersih dan kering, kemudian letakkan wadah kecil berisi baking soda di sampingnya. Usahakan baking soda tidak bersentuhan langsung dengan halaman karena bubuknya dapat mengotori buku.

Tutup wadah dan biarkan selama beberapa hari. Baking soda akan membantu menyerap sebagian bau yang terperangkap di dalam ruang tertutup. Setelah itu, keluarkan buku dan angin-anginkan kembali. Untuk buku yang sangat berharga atau memiliki kondisi rapuh, sebaiknya gunakan metode yang lebih hati-hati dan hindari menaburkan bahan apa pun langsung ke halaman.

3. Bersihkan jamur secara perlahan dan keringkan buku

Ilustrasi membersihkan buku
Ilustrasi membersihkan buku (pexels.com/cottonbro studio)

Jika ditemukan bercak jamur, jangan langsung menggosok halaman dengan keras karena dapat merusak serat kertas. Pisahkan buku yang berjamur dari koleksi buku lainnya agar spora jamur tidak mudah menyebar. Gunakan masker dan, jika memungkinkan, lakukan pembersihan di tempat yang memiliki ventilasi baik. Untuk jamur ringan pada permukaan, debu atau spora yang terlihat dapat dibersihkan secara perlahan dengan kuas lembut yang bersih.

Setelah dibersihkan, pastikan buku benar-benar kering sebelum disimpan kembali. Jangan menggunakan cairan secara sembarangan pada halaman karena air justru dapat meningkatkan kelembapan dan menyebabkan kerusakan lebih parah. Jika jamur sudah menyebar luas, halaman menjadi rapuh, atau buku memiliki nilai koleksi tinggi, pertimbangkan untuk meminta bantuan konservator atau tenaga profesional agar proses pembersihan tidak memperparah kerusakan.

4. Simpan buku dengan silica gel dan sirkulasi udara yang baik

Ilustrasi merapikan buku
Ilustrasi merapikan buku (.pexels.com/cottonbro studio)

Setelah bau apek dan jamur berhasil ditangani, tahap berikutnya adalah mencegah masalah tersebut muncul kembali. Simpan buku di tempat yang kering, tidak terlalu lembap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Kamu bisa meletakkan silica gel di area penyimpanan untuk membantu mengurangi kelembapan. Pastikan silica gel tidak bersentuhan langsung dengan halaman dan segera ganti jika sudah tidak efektif.

Hindari menyimpan buku terlalu rapat hingga tidak ada ruang bagi udara untuk bergerak. Sesekali keluarkan koleksi dari rak dan buka beberapa bagian halamannya untuk memastikan tidak ada tanda-tanda kelembapan atau jamur baru. Dengan penyimpanan yang tepat, buku hasil thrifting tidak hanya terbebas dari bau apek, tetapi juga bisa tetap awet dan nyaman dibaca dalam waktu lama.

Buku thrifting memang memiliki daya tarik tersendiri, tetapi kondisinya perlu diperiksa sebelum langsung dimasukkan ke rak koleksi. Bau apek, halaman lembap, bercak jamur, dan perubahan warna kertas dapat menjadi tanda bahwa buku sebelumnya disimpan dalam kondisi kurang ideal.

Daripada langsung menggunakan pewangi atau cairan pembersih yang berisiko merusak kertas, lebih baik mulai dengan cara yang lembut seperti mengangin-anginkan buku, mengurangi kelembapan, membersihkan permukaan dengan hati-hati, dan memperbaiki kondisi penyimpanannya. Dengan sedikit kesabaran, buku bekas yang awalnya berbau apek bisa kembali menjadi koleksi bacaan yang menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More