ilustrasi merawat rambut (pexels.com/Beyzanur K)
"Meskipun kamu bisa membuat air rosemary, membeli produk siap pakai yang diformulasikan oleh para profesional dapat membantu menghindari iritasi atau risiko penggunaan produk yang tidak efektif. Saat kamu membuatnya sendiri, kamu mungkin tidak menggunakan konsentrasi rosemary yang tepat atau lupa menambahkan bahan yang tepat, yang sangat penting untuk menghindari iritasi. Menggunakan produk yang diformulasikan oleh para profesional memastikan keseimbangannya tepat dan aman serta efektif untuk penggunaan rutin," kata dr. Kopelman.
Dr. Soza berbagi pengingat penting, jika kamu membuat air rosemary sendiri, pastikan untuk membiarkan produk tersebut dingin sepenuhnya sebelum kamu mengaplikasikannya ke kulit kepalamu. Meskipun risiko yang terkait dengan rosemary sendiri, seperti sensitivitas, kontaminasi, atau penyimpanan yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah saat kamu membuat formula topikalmu sendiri.
Ahli trikologi Annabel Kingsley, dilansir Elle, juga setuju, "Produk racikan di rumah yang dioleskan ke kulit kepala, yang merupakan kulit, berisiko menyebabkan iritasi kulit kepala. Produk yang dipasarkan telah melalui uji keamanan yang ketat. Jika kamu membuat larutan sendiri di rumah, pastikan wadah atau alat pencampur yang digunakan bersih, bahan-bahan yang digunakan segar, dan simpan larutan di lemari es, sebaiknya tidak lebih dari beberapa hari."
Air rosemary memang memiliki potensi dalam mendukung kesehatan rambut, terutama berkat kandungan anti-oksidan dan sifat anti-inflamasinya. Meski begitu, hasil penggunaannya bisa berbeda pada tiap orang dan belum dapat sepenuhnya menggantikan perawatan medis yang telah teruji. Jika digunakan secara konsisten dan tepat, air rosemary dapat menjadi tambahan yang baik dalam rutinitas perawatan rambut. Namun, penting untuk tetap realistis dan memahami bahwa solusi terbaik untuk pertumbuhan rambut tetap bergantung pada penyebab kerontokan dan kebutuhan masing-masing individu.