Berita kekerasan seksual selalu menggemparkan, tapi sebentar kemudian seperti menguap begitu saja. Dalam waktu singkat juga kembali muncul kasus-kasus serupa di berbagai daerah. Maraknya kekerasan seksual di tanah air menunjukkan belum baiknya upaya penanganan serta pencegahannya.
Hukuman yang ringan membuat predator seksual sangat mungkin kembali mengulangi perbuatannya selepas menyelesaikan masa tahanan. Pemerintah perlu membuat sanksi yang jauh lebih berat guna menimbulkan efek jera pada pelaku. Sementara itu, di masyarakat sendiri masih sering ditemui sikap yang kurang bijak.
Ketika kekerasan seksual terjadi, bukannya masyarakat menghujat pelaku justru menghakimi korban. Sikap kurang berempati juga sering berbuntut pelecehan verbal terhadap korban kekerasan seksual. Seperti korban disalahkan karena pakaiannya, pergi malam-malam, tidak melawan pelaku, sampai disebut mengizinkan bahkan menikmati perbuatan biadab tersebut. Sikap-sikap di atas amat berbahaya. Simak penjelasannya.
