WJ Community Gathering (dok. Nadya Saib)
Sekarang Well-Being Journey semakin berkembang menjadi ruang aman untuk tumbuh bersama. Ia dan tim hadir untuk mendampingi individu memperdalam pemahaman diri sehingga bisa berkontribusi lebih bermakna bagi komunitas dan lingkungan sekitar
Tiap tahunnya, Well-Being Journey mengadakan Community Gathering yang selalu mengangkat tentang cara mengenal diri sendiri melalui pendekatan journaling.
Di tahun 2025, Nadya sempat menggelar pertemuan ini di akhir tahun. Ia mengajak peserta untuk merefleksikan apa saja yang sudah terjadi di tahun 2025 dan apa yang diinginkan di tahun 2026. Nadya juga terbuka dengan setiap usul tema yang berhubungan dengan wellbeing supaya setiap orang bisa saling mendukung satu sama lain.
Well-Being Journey sendiri punya program andalan yang disebut 14 Hari Menulis Jurnal. Program ini dilakukan selama 14 hari dengan tema atau journaling prompt yang berbeda tiap harinya secara online.
Nadya memberi contoh, “Misalnya, topiknya sekarang yang lagi jalan itu burnout. Kami mengacu pada buku Epidemic of Burnout. Jadi, dia merumuskan dari hasil penelitian, penyebab burnout itu apa saja. Itulah yang dijadikan bahan prompt. Jadi, setiap harinya kita mengulik penyebab burnout, gimana caranya supaya kita bisa lebih apresiatif.”
Nadya memandang 14 Hari Menulis Jurnal sebenarnya menjadi medium untuk seseorang mengenal siapa diri mereka. Setiap orang punya proses dan cerita kehidupan yang gak akan pernah sama. Itulah yang membuat mereka menjadi pribadi yang unik dan spesial.
“Aku rasa journaling itu sebenarnya sesuatu yang bisa dikemas menjadi hal yang semua orang suka. Cuma, orang suka bingung mulai dari mana, yang ditulis apa, terus mungkin ada rasa ketakutan kalau nanti tulisannya dibaca orang jadi malu. Bahkan, mungkin malu untuk jujur sama diri sendiri,” ucapnya.
Nadya beranggapan bahwa Well-Being Journey bukan bantuan profesional. Buatnya, komunitas ini adalah alat untuk kita bisa lebih mengenal diri sendiri dan dalam prosesnya ketemu sama orang-orang dengan semangat yang sama.
Ada banyak topik yang diangkat oleh Well-Being Journey. Selain burnout, ada juga topik romansa, batasan, dan finansial. Romansa fokus untuk mempersiapkan diri menjadi pasangan yang baik. Topik ini bisa menjadi bahan refleksi untuk mereka yang sudah atau belum punya pasangan untuk introspeksi diri bagaimana ia bisa menjadi orang yang tepat untuk pasangannya.
Well-Being Journey juga mengangkat tema tentang emosi. Mereka yang ikut 14 Hari Menulis Jurnal diajak untuk merefleksikan emosi apa yang muncul dalam diri mereka. Ada juga topik tentang luka hati, bagaimana memproses kehilangan, dan tema-tema tentang hubungan.
Meskipun ini menjadi ruang aman untuk orang-orang menuangkan cerita mereka, Nadya tetap membuat batasan agar semuanya saling menghormati. Nadya percaya semua orang punya jalannya masing-masing. Jadi, ia berharap mereka yang mengikuti program ini bisa saling menghargai dan menghormati kisah-kisah personal orang lain.