pemanah terbaik di zaman Rasulullah Saw AI (dok. IDN Times/ Alvin Setiawan)
Ketika membicarakan pemanah terbaik di zaman Rasulullah SAW, nama Sa'ad bin Abi Waqqash tentu berada di urutan teratas. Sa’ad adalah salah satu sahabat Nabi SAW yang lahir di Makkah sekitar tahun 595 M dari kabilah Bani Zuhrah dan termasuk orang ketujuh yang pertama kali memeluk Islam.
Dikenal dengan keahlian luar biasanya dalam memanah, ia merupakan orang pertama yang melepaskan anak panah di jalan Allah SWT untuk membela Rasulullah SAW. Beliau dikenal sangat tangguh di medan pertempuran; dengan bidikan yang luar biasa, beliau bahkan mampu melumpuhkan banyak lawan secara bergantian menggunakan anak panah yang sama dengan cara mencabutnya kembali dari tubuh musuh. Dalam Perang Uhud, beliau menunjukkan keberanian luar biasa dalam melindungi Rasulullah SAW, hingga Rasulullah SAW bersabda, “Panahlah, wahai Sa’ad! Tebusanmu adalah Ayah dan Ibuku,” (HR. At-Tirmidzi, No. 3755) sebuah kehormatan khusus yang tidak pernah diucapkan kepada sahabat lain.
Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, ia diangkat sebagai panglima perang yang memimpin pasukan Muslim meraih kemenangan besar dalam Pertempuran Qadisiyyah melawan Persia serta mendirikan kota Kufah. Termasuk dalam sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga, Sa’ad wafat di Madinah sekitar tahun 674 M dalam usia kurang lebih 79 tahun.