5 Hal yang Harus Pria Perhatikan Sebelum Olahraga Saat Puasa

- Jangan melakukan olahraga saat siang hari, pilih waktu setelah berbuka puasa untuk mendapatkan energi kembali.
- Pilih olahraga intensitas ringan sampai sedang seperti berjalan, jogging, dan bersepeda agar tidak mengganggu kondisi tubuh.
- Perhatikan asupan makanan dengan mengonsumsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan perbanyak konsumsi air putih.
Olahraga menjadi salah satu aktivitas yang cukup rutin dilakukan oleh pria. Namun, saat bulan Ramadan kegiatan olahraga perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh yang sedang berpuasa. Agar olahraga tidak mengganggu kondisi tubuh saat berpuasa, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan.
Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan ketika berolahraga di bulan Ramadan? Coba deh baca pembahasannya di bawah ini sampai tuntas.
Table of Content
1. Jangan melakukan olahraga saat siang hari

Hal pertama yang harus pria perhatikan adalah memilih waktu yang tepat untuk berolahraga. Sebaiknya, hindari olahraga pada siang hari ketika berpuasa. Pilihlah waktu beberapa saat menjelang berbuka puasa.
Namun, waktu terbaik untuk melakukan olahraga di bulan Ramadan adalah saat setelah berbuka. Hal tersebut dikarenakan tubuh mendapatkan energinya kembali dari makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka.
2. Pilih olahraga yang baik dilakukan saat puasa

Saat berpuasa, sebaiknya lakukan jenis olahraga intensitas ringan sampai sedang. Contohnya seperti berjalan, jogging, dan bersepeda. Janganlah mencoba olahraga dengan intensitas yang lebih tinggi dari yang biasa dilakukan.
Mencoba olahraga dengan intensitas tinggi dapat mengganggu kondisi tubuh. Terlebih, ketika perut dalam keadaan kosong karena berpuasa, tentu olahraga berat bisa membuat badanmu menjadi cepat lelah dan sakit.
3. Perhatikan asupan makanan

Berbeda dengan hari biasanya, saat bulan Ramadan, tubuh hanya bisa mengonsumsi makanan ketika sahur dan berbuka. Namun, usahakan untuk tetap mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sama seperti hari biasanya.
Usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh. Jangan lupa diperhatikan, ya!
4. Perbanyak konsumsi air putih

Ketika berolahraga, tubuh menjadi mudah dehidrasi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, asupan cairan ke dalam tubuh harus diperhatikan. Asupan cairan yang disarankan adalah 1,5 hingga 2 liter per hari.
Selain itu, kamu juga disarankan untuk membatasi melakukan aktivitas fisik di siang hari untuk mencegah dehidrasi, salah satunya adalah berolahraga. Jangan sampai dibiarkan ya, Bro!
5. Istirahat yang cukup

Tips terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah waktu tidur. Setiap harinya, orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7 hingga 9 jam. Memiliki waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi kinerja tubuh.
Tidur yang cukup harus kamu perhatikan agar tetap bisa berolahraga saat berpuasa. Terlebih, saat puasa jam tidur bisa saja berubah. Tidur siang mungkin kadang diperlukan untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap sehat.
Itulah lima hal yang perlu pria perhatikan sebelum olahraga saat puasa. Biar tubuhmu tetap bugar, coba deh terapkan lima tips di atas!
FAQ seputar Hal yang Harus Pria Perhatikan Sebelum Olahraga Saat Puasa
| Apa yang perlu diperhatikan pria sebelum olahraga saat puasa? | Sebelum olahraga saat puasa, pria perlu memperhatikan kondisi tubuh, waktu latihan, intensitas latihan, serta asupan cairan dan nutrisi agar tetap aman dan tidak membuat tubuh terlalu lelah. |
| Kapan waktu terbaik untuk olahraga saat puasa? | Waktu terbaik untuk olahraga saat puasa adalah setelah berbuka atau menjelang berbuka, karena tubuh sudah mendapat asupan energi dan cairan sehingga bisa lebih optimal menjalani latihan. |
| Apakah boleh olahraga sebelum berbuka puasa? | Boleh, tetapi disarankan memilih intensitas ringan sampai sedang untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan, serta segera minum air setelah selesai latihan. |
| Apa risiko olahraga saat puasa tanpa persiapan? | Olahraga saat puasa tanpa persiapan bisa menyebabkan dehidrasi, pusing, lemas, dan penurunan performa jika tubuh belum siap atau intensitasnya terlalu tinggi. |
| Bagaimana cara menjaga energi saat olahraga di bulan puasa? | Untuk menjaga energi, perhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka, cukupkan cairan, serta pilih intensitas latihan yang sesuai kemampuan tubuh. |


















