Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kesalahan Menaruh Peralatan Elektronik yang Bisa Bikin Rumah Panas

5 Kesalahan Menaruh Peralatan Elektronik yang Bisa Bikin Rumah Panas
ilustrasi komputer di rumah (pexels.com/Huy Phan)
  • Perangkat elektronik yang terlalu dekat dengan dinding atau ditempatkan di ruang minim sirkulasi membuat panas sulit keluar, sehingga area rumah terasa lebih gerah dan kinerja alat dapat terganggu.
  • Paparan sinar matahari langsung menambah panas pada televisi, komputer, dan perangkat lain; lokasi teduh membantu menjaga suhu perangkat serta menghindari panas lingkungan terkumpul.
  • Menumpuk perangkat dan menutup lubang ventilasinya dengan barang menghambat aliran udara. Beri jarak antaralat dan pastikan ventilasi terbuka agar panas tidak terperangkap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Peralatan elektronik sudah menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari televisi, komputer, hingga berbagai perangkat kecil di rumah. Namun, penempatan yang kurang tepat dapat membuat panas dari perangkat terperangkap dan menyebar ke ruangan. Jika terjadi terus-menerus, kondisi tersebut gak cuma membuat rumah terasa gerah, tetapi juga dapat mengganggu kinerja perangkat.

Banyak orang masih menganggap posisi peralatan elektronik sebatas urusan kerapian dan estetika ruangan. Padahal, sirkulasi udara, jarak dengan dinding, serta paparan sinar matahari juga perlu diperhatikan agar panas dapat keluar dengan baik. Supaya rumah tetap nyaman dan perangkat lebih awet, kenali kesalahan penempatannya berikut ini dan terapkan langkah yang lebih tepat, yuk!

  1. 1. Menaruh perangkat terlalu dekat dengan dinding

    ilustrasi interior ruang kerja di rumah
    ilustrasi interior ruang kerja di rumah (unsplash.com/Carl Heyerdahl)

    Menempatkan perangkat elektronik menempel langsung pada dinding menjadi salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi. Posisi tersebut memang terlihat hemat tempat dan membuat ruangan terasa lebih rapi, tetapi ruang untuk sirkulasi udara menjadi sangat terbatas. Padahal, sejumlah perangkat menghasilkan panas saat bekerja sehingga membutuhkan ruang di sekitarnya agar udara panas dapat keluar.

    Kondisi tersebut dapat membuat panas berkumpul di sekitar perangkat dan perlahan meningkatkan suhu area di sekitarnya. Televisi, komputer, konsol permainan, maupun perangkat elektronik lain yang memiliki lubang ventilasi akan lebih sulit membuang panas jika bagian tersebut tertutup. Karena itu, berikan jarak yang cukup antara perangkat dan dinding sesuai kebutuhan ventilasinya agar panas gak terperangkap.

  2. 2. Meletakkan perangkat di tempat yang terkena matahari

    ilustrasi meja kerja
    ilustrasi meja kerja (pexels.com/Alpha En)

    Sinar matahari langsung dapat meningkatkan suhu permukaan perangkat elektronik dalam waktu relatif cepat. Meletakkan televisi, komputer, atau perangkat lain di dekat jendela tanpa perlindungan membuat perangkat menerima tambahan panas dari lingkungan. Ketika perangkat juga sedang bekerja, panas dari sinar matahari akan bertambah dengan panas yang dihasilkan komponen elektronik.

    Ruangan pun dapat terasa lebih gerah karena panas dari perangkat dan lingkungan bertemu pada area yang sama. Selain membuat perangkat lebih cepat panas, paparan sinar matahari secara terus-menerus juga kurang ideal bagi sejumlah material dan komponen. Sebaiknya pilih lokasi yang teduh dan jauh dari paparan matahari langsung agar suhu perangkat lebih mudah terjaga.

  3. 3. Menumpuk banyak perangkat dalam satu area

    ilustrasi pria mengoperasikan komputer
    ilustrasi pria mengoperasikan komputer (pexels.com/Anete Lusina)

    Menempatkan banyak perangkat elektronik dalam satu sudut ruangan memang terlihat praktis karena kabel dan perlengkapan dapat terkumpul pada satu tempat. Namun, setiap perangkat yang bekerja menghasilkan panas dengan tingkat yang berbeda sehingga area tersebut dapat menjadi lebih hangat. Jika jarak antarperangkat terlalu rapat, udara panas juga semakin sulit bergerak keluar.

    Kondisi ini sering terjadi pada area meja kerja yang dipenuhi komputer, monitor, pencetak, pengisi daya, dan perangkat elektronik lain secara bersamaan. Selain membuat ruangan terasa panas, penumpukan perangkat dapat membuat ventilasi masing-masing alat kurang optimal. Berikan ruang yang cukup di antara perangkat dan hindari menutup lubang sirkulasi agar udara dapat bergerak dengan lebih baik.

  4. 4. Menutup ventilasi perangkat dengan barang

    ilustrasi membersihkan rak buku
    ilustrasi membersihkan rak buku (pexels.com/Polina Tankilevitch)

    Kesalahan lain yang sering luput adalah menaruh barang di atas atau di sekitar lubang ventilasi perangkat elektronik. Buku, kain, dekorasi, hingga benda kecil dapat menghalangi jalur keluarnya udara panas tanpa disadari. Akibatnya, panas yang seharusnya keluar justru tertahan di dalam perangkat dan area sekitarnya.

    Kebiasaan tersebut sebaiknya dihindari terutama pada perangkat yang menghasilkan panas cukup tinggi ketika beroperasi dalam waktu lama. Pastikan bagian ventilasi tetap terbuka dan gak tertutup barang apa pun yang dapat menghambat aliran udara. Penempatan yang sederhana seperti ini dapat membantu menjaga suhu perangkat sekaligus membuat ruangan terasa lebih nyaman.

  5. 5. Menaruh perangkat di ruang yang minim sirkulasi

    ilustrasi furnitur lemari TV
    ilustrasi furnitur lemari TV (pexels.com/Max Vakhtbovych)

    Lemari tertutup, rak sempit, atau sudut ruangan tanpa aliran udara sering dipilih karena mampu membuat perangkat terlihat lebih tersembunyi. Sayangnya, lokasi seperti ini dapat menjadi tempat berkumpulnya udara panas ketika perangkat digunakan dalam waktu lama. Semakin buruk pertukaran udara, semakin sulit panas berpindah dari area perangkat ke lingkungan sekitar.

    Masalah tersebut dapat terasa lebih jelas pada perangkat yang bekerja terus-menerus, seperti komputer, modem, atau perangkat hiburan. Suhu di dalam ruang tertutup dapat meningkat karena udara panas hanya berputar pada area yang sama. Jika harus menggunakan rak atau lemari, pastikan terdapat celah ventilasi yang memadai agar udara panas dapat keluar dan udara baru dapat masuk.

    Penempatan peralatan elektronik ternyata memiliki pengaruh terhadap kenyamanan suhu di dalam rumah. Kesalahan sederhana seperti menutup ventilasi, menaruh perangkat di bawah matahari, atau menumpuk terlalu banyak alat dapat membuat panas lebih mudah terperangkap. Dengan memperhatikan sirkulasi udara dan memilih lokasi yang tepat, rumah dapat terasa lebih nyaman sekaligus membantu perangkat bekerja secara optimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles