Cara Michi Padukan AI dan Musik Elektronik untuk Visual Performance

- Michi menggabungkan animasi AI, motion graphics, dan musik elektronik real-time untuk menciptakan konsep Visual Performance yang menembus batas format live streaming konvensional.
- Melalui pertunjukan interaktifnya, Michi membangun suasana kebersamaan lintas negara di mana penonton merasa terhubung layaknya berada di pesta digital penuh kreativitas.
- Konsistensi eksplorasi membawa Michi meraih berbagai penghargaan hingga 2026 dan kini ia memperkuat identitas karyanya lewat remix techno dalam produksi musik visualnya.
Michelle Imelda, kreator yang akrab dipanggil Michi melakukan inovasi ruang digital lewat konsep Visual Performance, menggabungkan animasi kecerdasan buatan (AI), motion graphics, dan alunan musik elektronik yang diracik secara real-time.
"Eksperimen kreatif ini lahir dari rasa penasaran untuk mendobrak batasan format live streaming konvensional agar menawarkan pengalaman yang sepenuhnya berbeda," ujar Michi dalam keterangan resminya.
Table of Content
1. Eksperimen yang panjang

Proses kreatif yang dijalani Michi tentu menuntut banyak eksperimen panjang yang jarang terlihat oleh publik. Ia harus menyusun alur pertunjukan secara rinci, memadukan elemen animasi dengan grafis bergerak, lalu menyelaraskannya dengan ketukan musik elektronik yang dimainkan langsung. Dalam praktiknya, ia kerap harus membongkar ulang idenya agar seluruh sistem visual dan audio dapat berjalan mulus saat disiarkan secara langsung.
Dari serangkaian proses eksplorasi tersebut, identitas Visual Performance-nya perlahan terbentuk matang. Konsep ini ternyata tidak hanya sekadar menawarkan penggunaan teknologi visual, tetapi juga berhasil menjadi ruang kumpul yang hidup bagi audiens lintas negara.
2. Menciptakan suasana kebersamaan
Lebih lanjut Michi menjelaskan, tujuannya melakukan inovasi ini bukan sekadar menampilkan visual estetis, melainkan menciptakan suasana kebersamaan.
"Saya ingin orang yang mampir ke ruang siaran merasa seperti sedang berada di sebuah pesta yang menyenangkan. Lewat interaksi yang terbangun, terbentuklah komunitas penonton dari berbagai negara dengan latar belakang budaya berbeda, namun disatukan oleh ketertarikan yang sama terhadap kreativitas digital,” ungkap Michi.
3. Meracik remix beraliran techno untuk memperkuat identitas karyanya

Konsistensi eksplorasi ini membawa Michi meraih rentetan rekognisi resmi dari ekosistem platform. Sepanjang tahun 2025, ia tercatat menerima penghargaan Creator of the Month dan masuk dalam jajaran Top 23 Indonesia pada ajang LIVE Fest. Memasuki tahun 2026, prestasinya berlanjut dengan menempati posisi Top 1 Solo Talent Star serta Elite Track Top 2 pada ajang Super LIVE Star Ramadan 2026.
Ke depan, Michi menyatakan tidak akan berhenti berinovasi. Saat ini, ia mulai memperluas eksplorasinya ke ranah produksi musik dengan meracik remix beraliran techno yang dirancang khusus untuk memperkuat identitas karya pertunjukan visualnya.






















