ilustrasi bulan purnama (pexels.com/samer doboul)
Tanda terakhir turunnya malam Lailatul Qadar adalah malam itu suasana malam itu penuh dengan ketenangan dan lebih hening. Langit juga terlihat terang meskipun tidak ada sinar rembulan.
"Lailatul Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)." (HR. At-Thabrani)
Keutamaan dan kemuliaan malam lailatul qadar akan diberikan pada orang terpilih yang rajin dan sungguh-sungguh dalam beribadah. Oleh karenanya perbanyaklah ibadah di bulan Ramadan, terutama di 10 hari terakhir. Kamu bisa menambah ibadah sunah seperti zikir, membaca Al-Qur'an, salat sunah, sedekah, membaca salawat nabi dan lain-lain. Semoga bermanfaat!
Apa yang dimaksud dengan malam Lailatul Qadar? | Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan dalam bulan Ramadan yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Pada malam ini, malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan hingga terbit fajar. |
Kapan malam Lailatul Qadar biasanya terjadi? | Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Namun, tanggal pastinya dirahasiakan agar umat Islam memperbanyak ibadah pada seluruh malam tersebut. |
Apa saja tanda malam Lailatul Qadar menurut hadis? | Beberapa tanda yang sering disebut antara lain malam terasa tenang, udara tidak terlalu panas maupun dingin, angin bertiup lembut, serta suasana malam terasa damai. |
Bagaimana tanda Lailatul Qadar pada pagi harinya? | Salah satu tanda yang sering disebut dalam hadis adalah matahari terbit dengan cahaya lembut dan tidak menyilaukan, sehingga tampak lebih redup dibanding biasanya. |
Apa amalan yang dianjurkan saat mencari malam Lailatul Qadar? | Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memanjatkan doa memohon ampunan kepada Allah SWT. |