Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tren Baru Nge-Gym: Bukan Cuma Cari Otot tapi Komunitas

2 min read
Tren Baru Nge-Gym: Bukan Cuma Cari Otot tapi Komunitas
Potret fasilitas gym. (Dok. Fit Hub).
  • Fungsi gym bergeser dari tempat latihan menjadi ruang bersosialisasi dan melepas penat setelah bekerja.

  • Fasilitas latihan kini makin spesifik, termasuk pilates reformer, lounge, kursi pijat, dan community space.

  • Aksesibilitas harga tetap menjadi pertimbangan utama di tengah tuntutan fasilitas kebugaran yang modern.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling kamu cari dari gym?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kesadaran pria akan pentingnya menjaga kebugaran fisik dan kesehatan mental lewat olahraga di gym terus meningkat beberapa tahun terakhir. Menariknya, fungsi pusat kebugaran kini mulai bergeser, tidak lagi sekadar tempat untuk mengangkat beban, melainkan juga ruang bersosialisasi dan melepas penat setelah bekerja.

Merespons dinamika tren wellness tersebut, pelaku industri kebugaran mulai membenahi fasilitas mereka agar lebih inklusif dan nyaman bagi para penggunanya. Salah satunya terlihat dari langkah peremajaan fasilitas yang dilakukan oleh jaringan pusat kebugaran FIT HUB di cabang perdananya di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta.

  1. 1. Area latihan yang makin spesifik dan modern

    -
    Potret fasilitas gym (Dok. Fit Hub).

    Kebutuhan rutinitas latihan pria saat ini sudah jauh lebih spesifik, yakni tidak hanya berkutat pada alat kardio atau angkat beban konvensional. Mereka mulai mencari variasi latihan seperti pilates reformer yang dinilai efektif melatih otot inti sekaligus memperbaiki postur tubuh akibat terlalu lama duduk di kantor.

    "Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan layanan tetap berjalan seiring dengan aksesibilitas agar member dapat menikmati pengalaman fitness yang lebih lengkap," ujar Diza Anindita, Head of Marketing FIT HUB.

  2. 2. Gym bertransformasi jadi ruang komunitas

    Ilustrasi rutinitas olahraga di gym
    Ilustrasi rutinitas olahraga di gym. (unsplash.com)

    Jika dulu orang datang ke gym hanya untuk berlatih lalu pulang, kini banyak gym goers yang betah berlama-lama karena adanya fasilitas pendukung yang mumpuni. Area lounge hingga kursi pijat menjadi nilai tambah yang sangat dihargai untuk proses pemulihan pasca-latihan intens.

    Fasilitas community space yang disediakan juga mengubah wajah pusat kebugaran menjadi wadah interaksi sosial yang hangat antaranggotanya. Area ini dirancang sebagai ruang yang adaptif di mana pria bisa bertukar informasi soal nutrisi, olahraga, hingga sekadar mencari jejaring baru di luar lingkungan kantor.

  3. 3. Kesehatan berkualitas yang makin terjangkau

    Ilustrasi latihan Gym
    Ilustrasi latihan Gym (pexels.com/Dogu Tuncer)

    Meski tuntutan fasilitas semakin tinggi dan modern, faktor aksesibilitas harga ternyata tetap menjadi pertimbangan utama bagi pria dalam memilih tempat kebugaran. Tantangan terbesar industri ini adalah bagaimana menyajikan alat berstandar internasional dan kelas olahraga kekinian tanpa membebani kantong konsumen.

    Ke depannya, tren evolusi fasilitas gym ini diperkirakan akan terus berlanjut di berbagai titik lainnya. Tujuannya untuk memberikan ruang agar setiap individu bisa tumbuh, terhubung, dan berkembang secara konsisten dalam menjaga kesehatan fisiknya.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029