Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Notes Parfum yang Paling Cocok Dipakai Saat Hujan Tiba

8 Notes Parfum yang Paling Cocok Dipakai Saat Hujan Tiba
Ilustrasi pria menggunakan parfum (pexels.com/Franco Monsalvo)
Intinya Sih
  • Musim hujan membuat aroma parfum tertentu seperti amber, woody, dan vanilla terasa lebih hangat serta tahan lama karena udara lembap memperkuat karakter wanginya.
  • Notes seperti musk, tonka bean, dan tea memberikan kesan lembut, tenang, serta nyaman yang cocok untuk suasana sejuk dan santai di hari hujan.
  • Petrichor, earthy, dan spicy notes menghadirkan nuansa alami hingga berani, menjadikan musim hujan waktu ideal bereksperimen dengan parfum beraroma dalam dan menenangkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Musim hujan membawa suasana yang berbeda, udara yang lebih lembap, suhu cenderung lebih sejuk, dan aroma lingkungan yang berubah menjadi lebih teduh serta menenangkan. Perubahan cuaca ini membuat pilihan parfum juga perlu disesuaikan. Beberapa notes yang terdapat pada parfum justru bisa tampil lebih optimal saat udara dingin dan lembap dibandingkan saat cuaca panas, dimana dapat menghasilkan aroma yang lebih hangat dan tahan lama.

Dan, berikut ini ada delapan notes parfum yang paling cocok dipakai saat cuaca dingin karena hujan datang. Penasaran notes apa saja? Yuk, langsung saja simak artikel lengkapnya di bawah ini.

Table of Content

1. Amber Notes

1. Amber Notes

Ilustrasi aroma amber
Ilustrasi aroma amber (pixabay.com/steinchen)

Amber adalah salah satu notes yang paling ideal untuk cuaca dingin. Hal ini karena wangi amber memiliki karakter yang manis dan sedikit gourmand, sehingga ketika dipakai saat hujan, aromanya akan terasa lebih dalam dan menenangkan. Notes ini bekerja sangat baik jika dipadukan dengan aroma oriental maupun woody.

2. Woody Notes

Ilustrasi aroma woody (pexels.com/Karolina Grabowska)
Ilustrasi aroma woody (pexels.com/Karolina Grabowska)

Aroma kayu-kayuan seperti cedarwood, sandalwood, dan guaiac wood mampu memberikan kesan earthy sekaligus hangat. Di tengah udara dingin dan basah, aroma woody justru tampil lebih maskulin dan halus. Kombinasi woody dengan musk atau amber sering menjadi favorit di musim hujan karena akan menambah kesan cozy, maskulin, dan elegan.

3. Musk Notes

Ilustrasi musk notes
Ilustrasi musk notes (pexels.com/Mareefe)

Musk adalah notes yang mampu menghadirkan wangi yang terkesan bersih, halus, dan intim. Pada saat musim hujan tiba, ketika udara lebih lembap, notes musk ini dapat memancarkan aroma creamy yang membuat parfum terasa lebih tenang dan memikat. Notes ini cocok untuk kamu yang suka wangi yang tidak terlalu mencolok, tetapi tetap meninggalkan kesan hangat.

4. Vanilla Notes

Ilustrasi aroma vanilla
Ilustrasi aroma vanilla (pixabay.com/gate74)

Salah satu notes yang paling banyak dicari saat cuaca dingin adalah vanilla. Aromanya yang manis dan creamy mampu menghadirkan rasa nyaman seperti minuman hangat di hari hujan. Vanilla juga sangat mudah dipadukan dengan notes lain seperti tonka bean, amber, hingga woody, sehingga akan menghasilkan wangi yang memanjakan dan menenangkan.

5. Tonka Bean Notes

Ilustrasi aroma tonka bean
Ilustrasi aroma tonka bean (freepik.com/KamranAydinov)

Tonka bean membawa wangi manis yang lembut, sedikit smoky, dan memiliki karakter khas seperti almond serta karamel. Notes ini menjadi sangat menarik ketika dipakai saat hujan tiba karena akan memberikan kesan hangat yang tidak berlebihan. Dipadukan dengan vanilla atau amber, tonka bean mampu menghasilkan perpaduan aroma yang menenangkan sekaligus elegan.

6. Tea Notes

Ilustrasi aroma teh
Ilustrasi aroma teh (pexels.com/wagamama.008/akko)

Wangi teh seperti green tea atau black tea mampu memberikan kesan yang segar namun tetap lembut, sehingga notes ini sangat cocok untuk kamu yang tetap ingin memakai parfum beraroma fresh tanpa kesan yang terlalu tajam di cuaca yang dingin. Aromanya mampu menghadirkan suasana calm dan bersih, sehingga cocok dipakai untuk hari-hari hujan yang terasa santai dan tenang.

7. Petrichor dan Earthy Notes

Ilustrasi aroma petrichor
Ilustrasi aroma petrichor (pexels.com/Alexey Demidov)

Kedua notes ini memiliki aroma yang sangat mirip, tetapi memiliki sedikit perbedaan. Petrichor merujuk pada aroma tanah basah yang muncul setelah hujan. Beberapa parfum modern sudah berhasil menangkap karakter wangi ini dan memadukannya dengan green notes atau mossy notes.

Sementara earthy notes adalah wewangian yang mendeskripsikan tentang berbagai aroma yang mengingatkan pada tanah, lahan gambut, atau hutan. Kedua notes ini mampu menghadirkan kesan yang natural, segar, dan sedikit misterius, sehingga sangat cocok digunakan untuk kamu yang ingin wangi yang benar-benar mendeskripsikan “musim hujan”.

8. Spicy Notes

Ilustrasi aroma spicy (pexels.com/ArtHouse Studio)
Ilustrasi aroma spicy (pexels.com/ArtHouse Studio)

Aroma rempah-rempah seperti cinnamon, clove, nutmeg, dan cardamom mampu memberikan sensasi hangat yang sangat pas untuk digunakan saat cuaca hujan atau dingin. Aroma rempah ini mampu menambah karakter dan kedalaman aroma dari sebuah parfum, sekaligus membuat pemakainya terlihat lebih berani dan penuh energi meski ditengah cuaca mendung.

Musim hujan adalah waktu terbaik untuk bereksperimen dengan parfum yang lebih hangat, lembut, dan mendalam. Notes seperti amber, woody, vanilla, hingga spicy akan tampil lebih maksimal karena cuaca yang lembap membuat aroma-aroma tersebut dapat bertahan lebih lama dan lebih menyatu dengan kulit. Pilih kombinasi yang paling sesuai dengan kepribadianmu agar kehadiranmu tetap memikat di tengah rintik hujan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us