5 Tips Supaya Wangi Deodoran Milikmu Tahan Lebih Lama

Lima langkah sederhana agar wangi deodoran lebih tahan lama, mulai dari kebersihan tubuh hingga cara memakai yang tepat.
Langkah penting meliputi mandi sebelum penggunaan, mencukur bulu ketiak, serta memastikan area ketiak dan deodoran benar-benar kering.
Dianjurkan mengenakan pakaian longgar setelah deodoran kering agar aroma tidak cepat hilang akibat keringat atau gesekan kain.
Banyak cara yang dilakukan para pria untuk menjaga tubuhnya dari bau tak sedap. Salah satunya adalah dengan menggunakan deodoran. Meskipun terlihat mudah, namun memakai deodoran mempunyai cara agar aroma wanginya tetap awet.
Tak sulit, kamu bisa melalukannya tanpa perlu mengeluarkan energi ekstra. Apa saja cara-cara supaya wangi deodoran dapat bertahan lebih lama? Berikut daftarnya!
Table of Content
1. Menggunakan deodoran setelah mandi

Kamu tidak bisa mengharapkan aroma tidak sedap dari area ketiak dapat langsung menghilang, ketika kamu memakai deodoran. Jika area tersebut sudah terlanjur bau, maka campuran dari wangi deodoran malahan menghasilkan aroma tidak enak dan bahkan bisa membuat mual.
Oleh karena itu, kamu sebaiknya mandi terlebih dahulu untuk menghilangkan bau keringat yang sudah menempel. Setelahnya, baru menggunakan deodoran pada ketiak. Hal ini akan memaksimalkan deodoran untuk melindungimu dari bau tak sedap.
2. Mencukur bulu ketiak supaya deodoran dapat menyerap

Bulu ketiak yang lebat dapat membuat tubuhmu menjadi lebih rentan untuk mengalami bau badan. Hal ini juga membuat kandungan deodoran menjadi lebih sulit untuk menyerap ke kulit ketiak.
Walaupun kamu telah mengoleskan atau menyemprotkan banyak deodoran, namun semua kandungannya hanya menempel sementara pada bulu ketiak, yang justru membuat aromanya mudah hilang. Oleh sebab itu, kamu sebaiknya mencukur bulu ketiak sebelum mengaplikasikan deodoran sehingga aroma wanginya dapat menyerap pada kulit ketiak dan wangi deodoran menjadi awet.
3. Menunggu ketiak kering sebelum mengaplikasikan deodoran

Memakai deodoran setelah mandi dan ketiak bersih memang sangat direkomendasikan, tetapi kamu harus tetap memastikan ketiak kamu benar-benar kering saat mengaplikasikannya.
Area ketiak yang masih terdapat sisa air mandi menjadikan kandungan deodoran susah untuk menembus masuk ke dalam kulit ketiak. Jika kandungannya tidak menyerap dengan baik, maka kamu tidak dapat mengandalkan aroma wangi deodoran bisa bertahan lebih lama.
4. Mengenakan pakaian setelah deodoran kering

Tak hanya menunggu kulit ketiak kering, kamu juga harus menunggu deodoran kering sebelum mengenakan baju. Karena jika kamu langsung memakai baju ketika deodoran masih basah, maka kandungan yang belum menyerap ke kulit ketiak tersebut akan langsung hilang terkena baju.
Jika kamu sedang terburu-buru, kamu bisa mencoba kipas-kipas ketiak setelah memakai deodoran untuk membuatnya cepat kering. Setelahnya kamu bisa dengan nyaman memakai baju dan tak perlu khawatir bau badan menyerang.
5. Jangan memakai pakaian terlalu ketat

Baju yang terlalu sesak dapat menghimpit ketiak yang menjadikannya sulit bernapas, sehingga membuatnya mudah berkeringat. Jika keringat keluar terlalu banyak, maka aroma wangi deodoran akan cepat menghilang.
Selain itu, baju yang terlalu ketat dapat membuat deodoran menempel di baju dan pada akhirnya aroma wangi dari deodoran tidak dapat bertahan lebih lama. Untuk mengantisipasinya, kamu dapat memakai pakaian yang mempunyai sirkulasi udara yang baik agar aroma deodoran dapat awet.
Itulah kelima cara agar wangi deodoran milikmu tahan lebih lama. Mudah dilakukan, kan? Selamat mencoba!
FAQ seputar Tips Supaya Wangi Deodoran Milikmu Tahan Lebih Lama
| Mengapa memakai deodoran saat ketiak sudah bau tidak membuahkan hasil? | Mengaplikasikan deodoran pada ketiak yang sudah terlanjur bau justru akan mencampurkan aroma tidak sedap dengan wangi deodoran. Hal ini malah bisa memicu aroma baru yang aneh dan membuat mual. Oleh karena itu, kamu wajib mandi terlebih dahulu sebelum menggunakannya. |
| Apakah mencukur bulu ketiak berpengaruh pada ketahanan wangi deodoran? | Ya, sangat berpengaruh. Bulu ketiak yang terlalu lebat bisa menghalangi kandungan deodoran menyerap langsung ke kulit ketiak. Mencukur bulu ketiak secara berkala membantu formula deodoran meresap sempurna dan mengunci keharumannya lebih lama. |
| Bolehkah menggunakan deodoran saat kondisi kulit ketiak masih basah? | Sebaiknya hindari. Sisa air mandi di area ketiak akan menghambat penyerapan kandungan aktif deodoran ke dalam pori-pori kulit. Pastikan kulit ketiak sudah benar-benar kering agar perlindungan dari bau badan bisa bekerja maksimal. |
| Mengapa tidak boleh langsung memakai baju setelah menggunakan deodoran? | Jika kamu langsung memakai pakaian saat deodoran masih basah, formulanya akan menempel dan terserap oleh kain baju, bukan oleh kulit ketiakmu. Akibatnya, fungsi deodoran menjadi sia-sia dan aromanya cepat hilang. |
| Bagaimana jenis pakaian memengaruhi ketahanan aroma deodoran pria? | Pakaian yang terlalu ketat atau sesak akan membatasi sirkulasi udara pada ketiak, memicu produksi keringat berlebih, dan mengikis lapisan deodoran akibat gesekan kain. Pilihlah pakaian yang sedikit longgar dengan bahan yang memiliki sirkulasi udara yang baik. |


















