Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengenal Bagian-Bagian Sepatu dan Fungsinya

Mengenal Bagian-Bagian Sepatu dan Fungsinya
ilustrasi sepatu putih (pexels.com/Pixabay)
Intinya Sih
  • Sepatu terdiri dari berbagai bagian seperti upper, tongue, eyelet, vamp, lining, insole, midsole, dan outsole yang masing-masing punya fungsi penting untuk kenyamanan dan daya tahan.

  • Setiap komponen sepatu dirancang dengan bahan dan fungsi berbeda, seperti melindungi kaki, menyerap benturan, serta menjaga bentuk dan fleksibilitas saat digunakan dalam berbagai aktivitas.

  • Perawatan sepatu perlu disesuaikan dengan bahan dan fungsinya, termasuk cara membersihkan upper, mengeringkan dengan benar, mencuci insole secara berkala, serta menyimpannya di tempat kering.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Saat ini, sepatu bukan hanya sekadar menjadi alas kaki, tetapi juga bagian penting dari penampilan dan kenyamanan saat beraktivitas. Jenisnya pun beragam dan disesuaikan untuk fungsi pemakaiannya, mulai dari olahraga, bekerja, maupun sekadar jalan santai.

Terlepas dari itu, sepatu juga memiliki sisi menarik yang mungkin masih jarang diketahui orang. Jadi, meski terlihat sederhana dari luar, alas kaki ini sebenarnya terdiri dari berbagai bagian yang memiliki peran masing-masing. Setiap komponennya dirancang untuk menunjang daya tahan hingga kenyamanan penggunanya.

Nah, buat kamu yang ingin lebih memahami fungsi dan seluk-beluknya, berikut ini penjelasan mengenai bagian-bagian sepatu yang telah IDN Times rangkum. Simak sampai akhir, ya!

Table of Content

1. Upper (Bagian atas)

1. Upper (Bagian atas)

ilustrasi sepatu putih
ilustrasi sepatu putih (pexels.com/Jens Mahnke)

Awali dari upper, ini adalah bagian atas sepatu yang membungkus kaki kamu. Bagiannya paling kelihatan dari luar dan biasanya menjadi penentu tampilan sepatu.

Selain memengaruhi estetika, upper juga berfungsi memberi perlindungan bagi kaki. Bagian yang meliputinya termasuk vamp, eyelet, tongue hingga quarter. Lalu, bahan materialnya bisa dari kulit, kanvas, mesh, sampai sintetis. Upper yang bagus tak hanya harus kuat, namun juga fleksibel supaya bisa mengikuti bentuk kaki dan tidak bikin sesak ketika dipakai.

2. Tongue (Lidah sepatu)

lidah sepatu
ilustrasi lidah sepatu (pexels.com/felipepelaquim)

Bagian ini disebut lidah sepatu karena bentuknya menyerupai lidah. Letaknya ada di bagian tengah atas, tepat di bawah tali. Fungsinya buat melindungi punggung kaki dari tekanan tali sepatu.

Selain itu, tongue juga dapat membantu menyesuaikan bentuk kaki dari masing-masing pemakaianya. Di sepatu olahraga, biasanya bagian ini dibuat lebih empuk supaya makin nyaman ketika dipakai lama.

3. Eyelet (Lubang tali sepatu)

ilustrasi sepatu
ilustrasi sepatu putih (pexels.com/Jose Martini Segura Benites)

Lanjut, ada eyelet atau lubang tempat masuknya tali sepatu. Meski kecil, bagian ini tetap penting karena bisa membantumu untuk mengencangkan sepatu agar sesuai ukuran kaki.

Beberapa sepatu umumnya menggunakan eyelet berbahan logam supaya lebih awet dan tidak gampang sobek. Sering disepelekan, bagian ini sebenarnya sangat penting, sehingga pengguna wajib memperhatikan perawatannya.

4. Vamp (Bagian depan dan tengah sepatu)

ilustrasi sepatu.
ilustrasi sepatu (pexels.com/Lukas)

Kemudian, ada vamp atau bagian depan sampai tengah sepatu yang menutup jari dan punggung kaki. Area ini berfungsi agar kaki kamu tetap aman saat berada di dalam.

Pemilihannya juga perlu diperhatikan saat hendak membeli sepatu. Sebab, vamp yang terlalu kaku bisa membuat kaki terasa kurang nyaman. Sebaliknya, kalau terlalu tipis, sepatu bisa jadi kurang kuat. Jadi, bagian ini harus punya keseimbangan antara fleksibel dan kuat.

5. Lining (Lapisan dalam sepatu)

Sepatu kerja pria
ilustrasi sepatu kerja pria (unsplash.com/Monaal Garg)

Lining adalah lapisan bagian dalam yang langsung bersentuhan dengan kaki. Biasanya, bahannya dibuat lebih lembut dan nyaman.

Fungsi utama lining adalah untuk menyerap keringat dan mengurangi gesekan biar kaki kamu nggak lecet. Lining yang bagus biasanya sudah mendukung breathable biar sepatu tidak gampang bau.

6. Insole (Sol dalam)

ilustrasi insole sepatu (pixabay.com/Hans)
ilustrasi insole sepatu (pixabay.com/Hans)

Insole adalah bantalan yang jadi alas langsung buat telapak kaki di dalam sepatu. Bagian ini yang bikin sepatu kamu terasa empuk atau tidaknya saat dipakai.

Beberapa sepatu punya insole yang bisa dilepas dan diganti. Jadi, kalau kamu butuh tambahan bantalan atau punya masalah kaki tertentu, bagian ini tetap bisa disesuaikan.

7. Midsole (Lapisan peredam)

ilustrasi sepatu Chunky
ilustrasi sepatu Chunky (pexels.com/hipkicks)

Midsole ada di antara insole dan outsole. Bagian ini tugasnya menyerap benturan saat kaki menapak ke tanah.

Di sepatu olahraga, midsole penting banget karena membantu mengurangi tekanan di tumit dan telapak kaki. Semakin bagus midsole, biasanya makin nyaman dipakai buat aktivitas berat.

8. Outsole (Sol luar)

ilustrasi outsole sneakers yang paling sering kotor
ilustrasi outsole sneakers yang paling sering kotor (Unsplash.com/Luz Fuertes)

Lalu, ada outsole atau bagian paling bawah sepatu yang langsung menyentuh tanah. Biasanya terbuat dari karet atau bahan yang kuat dan tahan gesekan.

Pola di outsole juga punya fungsi penting, yaitu memberi daya cengkeram supaya tidak licin saati dipakai. Jadi, kalau kamu sering pakai sepatu di luar ruangan, bagian ini wajib diperhatikan.

Tips merawat bagian-bagian sepatu agar awet

ilustrasi sepatu
ilustrasi sepatu (unsplash.com/rolinsndvl)

Sepatu yang bagus tetap butuh perawatan rutin supaya tidak cepat rusak. Namun, setiap bagian sepatu tetap memiliki cara perawatan yang berbeda. Berikut beberapa tips simpel yang bisa kamu lakukan:

1. Bersihkan upper sesuai bahannya

Misal upper sepatu kamu berbahan kulit, maka gunakan lap lembap dan cairan pembersih khusus kulit. Lalu, bahan kanvas atau mesh bisa dibersihkan dengan sikat halus dan sabun ringan. Hindari menyikat terlalu keras karena bisa merusak teksturnya.

2. Jangan merendam terlalu lama

Merendam sepatu terlalu lama bisa merusak lem, midsole, dan lining bagian dalam. Jadi, cukup bersihkan bagian yang kotor saja, lalu bilas seperlunya.

3. Keringkan dengan cara yang tepat

Setelah dicuci, jangan langsung dijemur di bawah matahari terik. Panas berlebihan bisa bikin outsole mengeras dan upper retak. Sebaiknya, angin-anginkan saja di tempat teduh dan masukkan kertas ke dalam sepatu supaya bentuknya tetap terjaga.

4. Lepas dan cuci insole secara berkala

Mengingat bagian insole itu menyerap keringat, bagian ini juga paling cepat bau. Jadi, lepas insole (jika bisa dilepas), lalu cuci dan keringkan secara terpisah agar tetap bersih.

5. Simpan di tempat kering

Hindari menyimpan sepatu di tempat lembap karena bisa memicu jamur, terutama di bagian lining dan upper berbahan kain.

6. Gunakan sesuai fungsinya

Maksudnya, jangan pakai sepatu lari untuk futsal, atau sepatu kasual untuk aktivitas berat. Penggunaan yang tidak sesuai bisa membuat midsole dan outsole cepat aus.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai bagain-bagian sepatu beserta fungsi dan tips merawatnya biar awet. Bagaimana menurutmu?

FAQ seputar bagain-bagian sepatu

Apa saja bagian sepatu?

Bagian-bagian sepatu meliputi Upper, tongue (lidah), eyelet (lubang tali), vamp, lining, insole, midsole hingga outsole.

Apa nama dalaman sepatu?

Namanya insole, bantalan yang jadi alas langsung buat telapak kaki di dalam sepatu. Bagian ini bikin sepatu kamu terasa empuk saat dipakai.

Bagian bawah sepatu disebut apa?

Outsole adalah bagian paling bawah sepatu yang langsung menyentuh tanah. Biasanya, bagian ini terbuat dari karet atau bahan yang kuat dan tahan gesekan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Latest in Men

See More