Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
200 BTS Terganggu Usai Gempa NTT, Komdigi Pantau Pemulihan
Ilustrasi gempa bumi. (IDN Times/Esti Suryani)
  • Gempa Magnitudo 7,7 di Pulau Flores mengganggu 200 BTS di 10 kabupaten dan kota di NTT.
  • Komdigi mencatat gangguan pada jaringan Telkomsel, XLsmart, dan Indosat, termasuk pasokan listrik serta transmisi.
  • Seluruh site terdampak masih dipulihkan sambil Komdigi memantau jaringan dan mengutamakan keselamatan petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan saat pemulihan jaringan?
Vote Now
Sabtu (15/8/2026)

Gempa bumi Magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, NTT. Wayan Toni Supriyanto menyampaikan keterangan tertulis di Jakarta.

hingga pukul 07.00 WIB

Komdigi mencatat gangguan jaringan tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTT.

Hingga kini

Seluruh site yang terdampak masih dalam proses pemulihan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan saat pemulihan jaringan?
Vote Now
  • What?
    Gempa Magnitudo 7,7 mengganggu 200 base transceiver station (BTS) dan layanan telekomunikasi.
  • Who?
    Komdigi, Telkomsel, XLsmart, Indosat, dan Tim Pemantauan Telekomunikasi terlibat dalam pemantauan serta pemulihan jaringan.
  • Where?
    Gangguan tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTT, setelah gempa mengguncang Pulau Flores.
  • When?
    Gempa terjadi Sabtu (15/8/2026). Pemantauan jaringan dicatat hingga pukul 07.00 WIB.
  • Why?
    Gangguan terjadi akibat gempa bumi, termasuk terganggunya pasokan listrik dan jaringan transmisi.
  • How?
    Komdigi berkoordinasi dengan operator, Balmon SFR, pemerintah daerah, dan penyelenggara telekomunikasi melalui pemantauan dashboard serta laporan lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan saat pemulihan jaringan?
Vote Now

Gempa besar mengguncang Pulau Flores di NTT. Banyak menara telepon, namanya BTS, jadi terganggu. Komdigi dan Telkomsel, XLsmart, serta Indosat sedang melihat jaringan. Ada 200 BTS yang terganggu di 10 daerah. Semua tempat yang terdampak masih diperbaiki. Petugas juga harus tetap aman saat bekerja.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan saat pemulihan jaringan?
Vote Now

Pemantauan jaringan dilakukan secara intensif bersama operator telekomunikasi, Balmon SFR, pemerintah daerah, dan penyelenggara telekomunikasi. Koordinasi ini mencakup pembaruan data dari laporan operator serta pemantauan lapangan. Dalam proses pemulihan, Komdigi juga menempatkan keselamatan petugas dan akses komunikasi masyarakat sebagai pertimbangan utama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang harus diprioritaskan saat pemulihan jaringan?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Gempa bumi dengan Magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Bencana ini turut berdampak pada layanan telekomunikasi di wilayah tersebut.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat, sebanyak 200 base transceiver station (BTS) mengalami gangguan dan saat ini masih dalam proses pemulihan bersama para operator seluler. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 07.00 WIB, gangguan jaringan tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTT.

Komdigi memastikan, terus berkoordinasi dengan Telkomsel, XLsmart, dan Indosat untuk mempercepat pemulihan layanan, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan serta akses komunikasi bagi masyarakat.

1. Sebanyak 200 BTS terdampak gempa

Ilustrasi Gempa Bumi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Komdigi menyebut, sekitar 16,35 persen BTS di wilayah terdampak mengalami gangguan pascagempa. Gangguan tersebut tersebar di sejumlah daerah, dengan Kabupaten Sikka menjadi wilayah paling banyak terdampak.

“Sebanyak 16.35 persen BTS di wilayah yang teridentifikasi terdampak mengalami gangguan. Komdigi terus memantau kondisi jaringan dan berkoordinasi langsung dengan operator seluler untuk memastikan gangguan dapat segera ditangani. Keselamatan petugas dan akses publik terhadap akses telekomunikasi menjadi pertimbangan utama dalam proses pemeriksaan dan pemulihan di lapangan,” ujar Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Supriyanto di Jakarta, Sabtu (15/8/2026) dalam keterangan tertulis.

Hingga kini, seluruh site yang terdampak masih dalam proses pemulihan.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Supriyanto menegaskan, pemantauan terus dilakukan secara intensif bersama operator telekomunikasi.

"Sebanyak 16,35 persen BTS di wilayah yang teridentifikasi terdampak mengalami gangguan. Komdigi terus memantau kondisi jaringan dan berkoordinasi langsung dengan operator seluler untuk memastikan gangguan dapat segera ditangani. Keselamatan petugas dan akses publik terhadap akses telekomunikasi menjadi pertimbangan utama dalam proses pemeriksaan dan pemulihan di lapangan," ujarnya.

2. Telkomsel, XLsmart, dan Indosat Terdampak

Ilustrasi logo Telkomsel. (IDN Times/Dhana Kencana)

Berdasarkan pemantauan sementara Komdigi, ada tiga operator seluler yang mengalami dampak pada jaringan di sejumlah wilayah yang terdampak gempa. Mereka adalah Telkomsel, XLsmart, dan Indosat.

Pada jaringan Telkomsel, sejumlah BTS mengalami gangguan akibat terganggunya pasokan listrik di wilayah terdampak. XLsmart juga melaporkan gangguan layanan, terutama di area yang berdekatan dengan pusat gempa. Sementara itu, Indosat masih melakukan pemantauan intensif melalui tim teknis. Selain gangguan pasokan listrik, koordinasi dengan operator telekomunikasi menunjukkan adanya gangguan pada jaringan transmisi sebagai dampak gempa bumi.

3. Daftar rincian inftastruktur terdampak

Ilustrasi gempa bumi. (IDN Times/Sukma Shakti)

Berikut rincian kondisi infrastruktur telekomunikasi pada masing-masing kabupaten/kota:

1. Kabupaten Sikka: 51 site/BTS terdampak dari 192 BTS eksisting atau 26,56 persen

2. Kabupaten Ende: 31 site/BTS terdampak dari 118 BTS eksisting atau 26,27 persen

3. Kabupaten Flores Timur: 26 site/BTS terdampak dari 161 BTS eksisting atau 16,15 persen

4. Kabupaten Manggarai: 22 site/BTS terdampak dari 150 BTS eksisting atau 14,67 persen

5. Kabupaten Manggarai Barat: 17 site/BTS terdampak dari 141 BTS eksisting atau 12,06 persen

6. Kabupaten Manggarai Timur: 16 site/BTS terdampak dari 80 BTS eksisting atau 20,00 persen

7. Kabupaten Ngada: 13 site/BTS terdampak dari 101 BTS eksisting atau 12,87 persen

8. Kabupaten Nagekeo: 11 site/BTS terdampak dari 73 BTS eksisting atau 15,07%;

9. Kabupaten Lembata: 10 site/BTS terdampak dari 73 BTS eksisting atau 13,70 persen

10. Kabupaten Timor Tengah Utara: 3 site/BTS terdampak dari 134 BTS eksisting atau 2,24 persen

4. Data terus diperbaharui

ilustrasi gempa (dok.BMKG)

Tim Pemantauan Telekomunikasi (PMT) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperbarui kondisi jaringan melalui dashboard monitoring. Pemantauan dilakukan bersama Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR), pemerintah daerah, dan para penyelenggara telekomunikasi.

“Kondisi jaringan sangat dinamis setelah terjadi bencana. Karena itu, data terus kami perbarui berdasarkan laporan operator dan hasil pemantauan di lapangan. Begitu kondisi memungkinkan, penanganan teknis akan dilakukan pada site yang mengalami gangguan,” ujar Wayan.

Komdigi mengimbau masyarakat di wilayah terdampak bencana untuk mengutamakan keselamatan serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG, pemerintah daerah, dan lembaga penanganan bencana.

Pilih prioritas pemulihan jaringan pascagempa

Mana yang harus diprioritaskan saat pemulihan jaringan?

See More
Keselamatan petugas
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Kecepatan pemulihan jaringan

Editorial Team

Related Article