Jakarta, IDN Times - Sebanyak 44 petugas ad hoc Pemilu 2024 menerima santunan jaminan kecelakaan dan kematian dengan total anggaran Rp2,6 miliar di Gedung Kemenko PMK, Selasa (27/2/2024).
Penyerahan santunan kepada petugas ad hoc ini pertama kali dilakukan karena petugas ad hoc pemilu dimasukkan ke dalam BPJS Ketenagakerjaan sebelum bertugas.
"Pelaksanaan ini diharapkan dapat menjadi contoh baik untuk pemilu yang akan datang," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat menyerahkan langsung klaim santunan perwakilan petugas di Ruang Media Center Kemenko PMK.
