Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5.000 Lebih Warga NTT Masih Bertahan di Pengungsian, Butuh Beras dan Tenda
Personel TNI ikut terlibat dalam tim SAR untuk mencari korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dokumentasi Puspen TNI)
  • Lebih dari 5.000 warga masih mengungsi setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, NTT.
  • Pengungsi membutuhkan tenda, pangan, obat-obatan, selimut, velbed, tikar, air bersih, dan genset.
  • Rumah sakit lapangan beroperasi di Reok, sementara jalur Ende-Nagekeo masih terputus akibat gempa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling mendesak bagi pengungsi pascagempa NTT?
Vote Now
Sabtu (15/8/2026)

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB

BNPB memutakhirkan data pengungsi. Jumlah pengungsi terbesar tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak 3.356 jiwa.

15 Agustus hingga 13 November 2026

Kabupaten Manggarai menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 90 hari.

15 Agustus hingga 15 September 2026

Kabupaten Ngada menetapkan masa Tanggap Darurat Bencana dan pembentukan Pos Komando selama 30 hari.

hingga 4 September 2026

Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status Siaga Darurat Bencana.

kini

Kebutuhan dasar dan logistik di pengungsian menjadi salah satu prioritas penanganan darurat. Jalan darat Ende-Nagekeo masih terputus akibat gempa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling mendesak bagi pengungsi pascagempa NTT?
Vote Now
  • What?
    Lebih dari 5.000 warga masih berada di pengungsian setelah gempa bumi magnitudo 7,7.
  • Who?
    Warga terdampak di NTT, BNPB, pemerintah daerah, BPBD, dan tim gabungan terlibat dalam penanganan darurat.
  • Where?
    Pengungsi tercatat di Sikka, Manggarai, Nagekeo, Bima, dan Kepulauan Selayar. Rumah sakit lapangan beroperasi di Reok, Manggarai.
  • When?
    Gempa mengguncang Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026). Data BNPB dimutakhirkan per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB.
  • Why?
    Warga belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan bangunan dan aktivitas gempa susulan.
  • How?
    BNPB bersama pemerintah daerah dan tim gabungan melakukan pendataan, verifikasi kebutuhan, layanan medis, serta pemantauan akses distribusi logistik dan evakuasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling mendesak bagi pengungsi pascagempa NTT?
Vote Now

Gempa besar mengguncang Nagekeo di NTT. Lebih dari 5.000 orang masih tinggal di tempat pengungsian. Mereka butuh tenda, beras, obat, selimut, air bersih, dan listrik. BNPB, pemerintah daerah, BPBD, dan tim gabungan masih mendata kebutuhan mereka. Rumah sakit lapangan di Reok juga sudah bekerja.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling mendesak bagi pengungsi pascagempa NTT?
Vote Now

Penanganan darurat melibatkan BNPB, pemerintah daerah, BPBD, dan tim gabungan yang terus mendata serta memverifikasi kebutuhan warga. Rumah sakit lapangan di Reok sudah beroperasi untuk mendukung layanan kesehatan, sementara jalur Larantuka-Maumere telah kembali terhubung sehingga membantu distribusi logistik dan proses evakuasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling mendesak bagi pengungsi pascagempa NTT?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Lebih dari 5.000 warga masih bertahan di pengungsian setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebutuhan dasar dan logistik menjadi prioritas dalam penanganan darurat.

Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, jumlah pengungsi terbesar berada di Kabupaten Sikka dengan 3.356 jiwa. Mereka tersebar di GOR Samador sebanyak 1.356 jiwa dan 2.000 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri di 10 titik.

1. Pengungsi Manggarai butuh tenda hingga beras

Personel TNI ikut terlibat dalam tim SAR untuk mencari korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dokumentasi Puspen TNI)

Kebutuhan mendesak saat ini terutama dirasakan para penyintas di Kabupaten Manggarai. BNPB mencatat warga membutuhkan puluhan tenda darurat untuk mendukung tempat tinggal sementara selama berada dalam masa pengungsian.

Selain tenda, kebutuhan pangan juga menjadi perhatian. Para pengungsi membutuhkan sebanyak 30 ton beras untuk memenuhi kebutuhan makan selama penanganan darurat berlangsung.

Kebutuhan lain yang diperlukan mencakup obat-obatan, 1.000 selimut, 1.000 velbed, dan 1.000 lembar tikar. Pasokan air bersih melalui tandon serta genset juga dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga di lokasi pengungsian.

Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting mengingat sebagian warga belum dapat kembali ke rumah masing-masing akibat kerusakan bangunan dan kondisi pascagempa. Terlebih, gempa utama masih diikuti aktivitas gempa susulan.

BNPB menyatakan pemenuhan kebutuhan para penyintas menjadi bagian dari penanganan yang terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan tim gabungan. Pendataan kebutuhan juga masih berjalan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai kondisi di lapangan.

2. Sejumlah daerah tetapkan status darurat

Warga Kabupaten Bima mengungsi ke dataran tinggi imbas gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda provinsi NTT. (dok. BPBD Kabupaten Bima)

Pemerintah Provinsi NTT saat ini tengah memproses surat keputusan untuk menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Di tingkat kabupaten/kota, sejumlah wilayah terdampak telah menetapkan status kedaruratan.

Kabupaten Manggarai menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 90 hari, mulai 15 Agustus hingga 13 November 2026. Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Nomor 319 Tahun 2026 dan diikuti pembentukan pos komando melalui Keputusan Bupati Nomor 320 Tahun 2026.

Kabupaten Ngada juga menetapkan masa Tanggap Darurat Bencana dan pembentukan Pos Komando selama 30 hari, yakni 15 Agustus hingga 15 September 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 441 dan Nomor 442/KEP/HK/2026.

Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status Siaga Darurat Bencana hingga 4 September 2026 melalui Keputusan Bupati Nomor HK/141/Tahun 2026.

"Tim gabungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih bersiaga menyisir lokasi untuk melakukan pendataan dan verifikasi lanjutan," tulis BNPB dalam keterangannya.

3. Rumah sakit lapangan beroperasi di Manggarai

Kerusakan bangunan yang terdampak gempa bumi M7,7 di Kabupaten Manggarai Timur. (dok. BPBD Kabupaten Manggarai Timur)

Untuk memperkuat pelayanan medis bagi masyarakat terdampak, Rumah Sakit Lapangan telah didirikan dan beroperasi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Fasilitas tersebut mendukung layanan kesehatan selama masa penanganan kedaruratan.

Di sisi lain, akses mobilitas untuk distribusi logistik dan proses evakuasi juga terus dipantau. BNPB mencatat jalur lintas darat Larantuka-Maumere telah kembali terhubung dan dapat dilalui.

Namun, akses jalan darat yang menghubungkan Ende-Nagekeo hingga kini masih terputus akibat gempa. Tim penanganan masih berupaya mencari jalur alternatif untuk mendukung mobilitas dan distribusi bantuan.

"Kondisi akses jalan darat penghubung Ende - Nagekeo hingga kini masih terputus akibat gempa," demikian keterangan BNPB.

Dengan lebih dari 5.000 warga masih berada di pengungsian, kebutuhan logistik dan layanan dasar menjadi bagian penting dalam penanganan pascagempa. Pemerintah daerah, BPBD, dan tim gabungan terus melakukan pendataan serta verifikasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi.

BNPB juga terus memperbarui data terkait jumlah pengungsi, korban, kerusakan, serta kebutuhan di lapangan. Penanganan darurat akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

Sampaikan pilihanmu soal prioritas penanganan pascagempa

Mana yang paling mendesak bagi pengungsi pascagempa NTT?

See More
Kebutuhan dasar dan logistik
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Pemulihan akses jalan

Curated For You

Editorial Team

Related Article