Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ini 8 Tamu Istimewa yang Namanya Disebut Prabowo, Ada Susanah Pengupas Bawang

Ini 8 Tamu Istimewa yang Namanya Disebut Prabowo, Ada Susanah Pengupas Bawang
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
  • Presiden Prabowo Subianto membawa delapan penerima manfaat program pemerintah ke Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut kehadiran mereka dimaksudkan untuk membuktikan manfaat program pemerintah yang dirasakan masyarakat.
  • Joko Purnomo, petani asal Ngawi, hadir sebagai penerima subsidi pupuk; pemerintah mengaitkan perbaikan pertanian dengan produktivitas dan swasembada pangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto membawa delapan tamu istimewa yang merupakan penerima manfaat dari program pemerintah, ke Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (14/8/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi mengatakan, delapan tamu istimewa tersebut sengaja dihadirkan di depan majelis untuk membuktikan berbagai program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat.

"Kemarin di dalam pidato kenegaraan kenapa dihadirkan ya itu untuk sekali lagi membuktikan bahwa apa yang kita kerjakan, program yang kita kerjakan, memang betul-betul memberikan dampak yang memang signifikan gitu," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

  1. 1. Petani diklaim alami peningkatan produktivitas

    Prabowo Subianto
    Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

    Saat bicara mengenai Pangan, Prabowo memperkenalkan sosok Joko Purnomo, seorang petani asal Ngawi, Jawa Timur yang telah menerima manfaat dari subsidi pupuk yang disediakan oleh pemerintahan Prabowo untuk petani Indonesia.

    Mensesneg menyebut, produktivitas para petani dapat meningkat dua atau tiga kali lipat karena adanya perbaikan infrastruktur pertanian mulai dari irigasi hingga distribusi dan subsidi pupuk.

    "Secara umum secara nasional kemudian itulah yang membuat kita berhasil mencapai target swasembada pangan kita," kata dia.

  2. 2. Bentuk terima kasih presiden ke pembantunya

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

    Di sisi lain, Mensesneg mengatakan, kehadiran delapan tamu istimewa ini juga bagian dari cara Presiden Prabowo berterima kasih terhadap para pembantunya di kabinet, karena telah menghadirkan program pemerintah yang berdampak secara signifikan di masyarakat.

    Prabowo juga mau berterima kasih kepada para penerima manfaat, termasuk para petani di seluruh Indonesia karena Indonesia mencapai swasembada pangan karena dedikasi petani.

    "Kehadiran penerima manfaat atau petani itu bagian dari Bapak Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani di seluruh Indonesia, karena tanpa para petani memiliki iklim yang baik, benih yang baik, pupuk yang tersedia murah, air irigasi yang mengalir, itu tidak akan mungkin tercapai swasembada pangan kita. Jadi konteksnya lebih ke situ," kata dia.

  3. 3. Daftar delapan tamu istimewa Prabowo

    antarafoto-presiden-prabowo-berpidato-dalam-sidang-tahunan-mpr-1786682313.jpg
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8). ANTARA FOTO/Fauzan

    Dalam sidang tahunan kali ini, Prabowo menghadirkan delapan penerima manfaat program pemerintah dari berbagai daerah. Berikut nama-nama yang disebut Prabowo, beserta daerah asal dan program yang mereka terima:

    1. Joko Purnomo petani asal Ngawi, Jawa Timur

    Prabowo mengenalkan Joko Purnomo sebagai seorang petani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kepala Negara menyebut, Joko telah menjadi petani selama 20 tahun. Dengan air, teknologi, dan pupuk yang telah disediakan oleh pemerintah, ia sekarang disebut mampu panen 3 kali dalam setahun. Dengan produktivitas sampai 9 ton padi per hektar.

    "Penurunan harga pupuk 20 persen ikut memangkas biaya produksinya. Mana Pak Joko? Kita tepuk tangan untuk Pak Joko. Sebagai wakil dari para petani Indonesia, para pahlawan bangsa, produsen pangan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

    2. Kristina Beno siswi SD asal Papua Selatan

    Prabowo juga mengenalkan Kristina Beno, seorang siswi kelas 6 SD dari Merauke, Papua Selatan. Menurutnya, MBG telah membantu Kristina menjadi lebih bugar, lebih fokus, dan lebih rajin hadir di sekolah.

    Kepala Negara menyebut, para penerima MBG kini dapat belajar dan berkembang sebagai anak Indonesia yang sehat dan cerdas. Mereka kini punya masa depan yang lebih baik.

    "Bagi sebagian orang, satu piring makanan terlihat biasa atau sederhana. Bagi Kristina, dan sekarang sudah puluhan juta penerima MBG, setiap hari sekolah satu piring makanan adalah tenaga untuk belajar, protein untuk tumbuh, badan yang sehat, sel otak yang sehat, sel tulang yang sehat, sel otot yang sehat," kata dia.

    3. Muhammad Rizki Pratama asal Medan

    Rizki berusia 12 tahun dan kini menjadi siswa Sekolah Rakyat. Prabowo menyebut Rizki pernah mengayuh sepeda puluhan kilometer sambil membawa sekitar 30 kilogram ikan untuk dijual.

    Prabowo mengatakan, Rizki sempat putus sekolah, dan ketika masuk Sekolah Rakyat, ia belum lancar membaca dan belum bisa menghitung dengan baik. Hari ini Rizki kembali ke sekolah.

    "Tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak, Saudara-saudari sekalian. Saya yakin Rizki, kau akan menjadi pribadi yang kuat," kata dia.

    4. Citra Nur Ramadani dari Sulawesi Selatan

    Citra kini duduk di kelas 4 di Sekolah Rakyat. Kepala Negara menyebutkan, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Prabowo mengatakan, ayah Citra telah wafat dan ibunya merupakan sosok penyandang disabilitas.

    "Sekolah Rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendiri. Citra pun kemarin berhasil menjadi juara karate tingkat kabupaten," kata Prabowo.

    5. Susanah asal Bogor

    Salah satu penerima bantuan dari pemerintah yaitu program Keluarga Harapan (PKH) bernama Susanah juga diperkenalkan Kepala Negara dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI, dan DPD RI.

    Prabowo mengenalkan Susanah kepada ratusan anggota Dewan di Parlemen sebagai pekerja pengupas bawang yang disebut mendapatkan upah sebesar Rp700 ribu per kilogram.

    "Hari ini, hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan program sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya," kata Prabowo.

    6. Margarelitha Rohi dari NTT

    Prabowo juga mengenalkan penerima bantuan pemerintah lainnya, sosok Margarelitha Rohi dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai penerim bantuan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

    "Hadir pula Ibu Margarelitha Rohi dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sejak kecil, ia hidup dalam kesulitan dan tidak pernah mengenyam pendidikan. Pada usia 38 tahun, ia masih berdagang serta merawat tantenya yang sudah berusia 80 tahun. Bantuan sosial ATENSI menjadi penopang keluarganya," kata dia.

    7. Thelma Humena

    Thelma Humena dan keluarganya merupakan sosok penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Thelma datang ke Jakarta dari Manado. Thelma dan keluarganya pernah tinggal di rumah dengan fondasi rapuh, dinding, lantai, dan atap yang rusak.

    8. Andre Kawaru dari Samarinda

    Nama Andre diperkenalkan Prabowo saat membahas bantuan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Andre merupakan pedagang kelinci dari pasar malam ke pasar malam.

    "Bertahun-tahun hidup di rumah kontrakan, melalui KPR subsidi FLPP, Pak Andre kini memiliki rumah sendiri. Bagi keluarga Pak Andre dan jutaan rakyat Indonesia, rumah bukan sekadar aset. Rumah adalah ketenangan, martabat, dan masa depan," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More