Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
80 Persen Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Sudah Bebas dari Lumpur
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ketika meninjau lahan sawah yang tertutup lumpur di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (Dokumentasi Kemendagri)
  • Satgas PRR Pascabencana Sumatra mempercepat pembersihan lumpur di Aceh, Sumut, dan Sumbar sebagai bagian dari tahap rehabilitasi untuk memulihkan aktivitas masyarakat dan fasilitas publik.
  • Dari total 508 lokasi terdampak, sekitar 80 persen atau 406 lokasi telah berhasil dibersihkan, sementara 102 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan intensif.
  • Aceh memiliki titik lumpur terbanyak dengan sebagian besar sudah bersih, Sumut masih berproses di beberapa lokasi, sedangkan seluruh wilayah terdampak di Sumbar telah selesai dibersihkan sepenuhnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Proses pembersihan lumpur di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Hingga awal Maret 2026, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra dan sejumlah lembaga terkait terus mempercepat penanganan di berbagai lokasi terdampak.

1. Tahap rehabilitasi pascabencana

Penyintas banjir mulai membersihkan rumah ari lumpur di Desa Menang Gini, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (9/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Amran mengatakan proses pembersihan lumpur merupakan bagian penting dalam tahap rehabilitasi pascabencana karena berkaitan langsung dengan pemulihan aktivitas masyarakat, termasuk di kawasan permukiman, fasilitas publik, hingga akses jalan.

“Pembersihan lumpur merupakan bagian dari tahap rehabilitasi pascabencana yang bertujuan untuk memulihkan akses masyarakat serta memastikan fasilitas publik dapat kembali berfungsi,” ujar Amran dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/3/2026).

2. Persentase wilayah yang dibersihkan capai 80 persen

Suasana usai bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang (IDN Times/Uni Lubis)

Berdasarkan data terbaru Satgas PRR per Senin (9/3/2026), dari total 508 lokasi yang menjadi sasaran pembersihan lumpur di tiga provinsi terdampak.

Sebanyak 406 lokasi telah berhasil dibersihkan atau sekitar 80 persen. Sementara, 102 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan.

3. Titik lumpur di Aceh paling banyak, Sumbar sepenuhnya bersih

Bencana di Kabupaten Bener Meriah Aceh (dok. PMI)

Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah lokasi pembersihan terbanyak. Dari total 455 lokasi yang menjadi target pembersihan, sebanyak 366 lokasi telah selesai dibersihkan, sementara 89 lokasi lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Sementara itu di Provinsi Sumatra Utara, pembersihan dilakukan di 24 lokasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 lokasi telah selesai dibersihkan dan 13 lokasi lainnya masih dalam tahap proses pengerjaan.

Adapun di Provinsi Sumatra Barat, proses pembersihan lumpur telah rampung sepenuhnya. Sebanyak 29 lokasi terdampak telah berhasil dibersihkan atau mencapai progres 100 persen.

Amran juga mencontohkan sejumlah fasilitas pendidikan di Aceh Timur yang telah selesai dibersihkan sepenuhnya, baik di dalam bangunan maupun di area sekitarnya.

“Beberapa sekolah seperti SD Lokop dan SMP di Kecamatan Lokop, Aceh Timur, misalnya, sudah dibersihkan 100 persen, baik di dalam ruangan maupun di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Editorial Team