Jakarta, IDN Times - Laporan Sinergi Data Kekerasan terhadap Perempuan mencatat, terdapat 38.810 laporan kekerasan terhadap perempuan sepanjang 2025. Jumlah tersebut naik 3.277 laporan atau 9,2 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 35.533 laporan. Kenaikan ini terjadi di tengah semakin kompleksnya kekerasan terhadap perempuan, termasuk di ranah daring dan terhadap kelompok rentan.
“Data tidak boleh berhenti menjadi database, data harus menjadi kebijakan, data harus diterjemahkan menjadi anggaran, dan anggaran harus berakhir pada perlindungan dan pemulihan korban,” kata anggota Komisi XIII DPR Rieke Dyah Pitaloka, dikutip Minggu (16/8/2026).
.png)