Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anggota DPR Soroti Disiplin TNI Usai Rotasi Maruli-Tandyo: Jangan Ada Judol Lagi
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin soroti rotasi Wakil Panglima TNI dan KSAD. (IDN Times/Amir Faisol).
  • TB Hasanuddin menyebut rotasi jabatan di internal TNI merupakan kewenangan presiden dan Panglima TNI selama sesuai prosedur.

  • Pimpinan baru TNI diminta memprioritaskan aturan, kedisiplinan prajurit, serta latihan dan kesiapan mempertahankan negara.

  • Prabowo menunjuk Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dan Tandyo Budi Revita sebagai KSAD.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
hari ini

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan rotasi jabatan Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat.

Kamis (15/10/2026)

TB Hasanuddin menyampaikan pandangannya di Gedung DPR, Jakarta. Ia menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, latihan, dan kesiapan prajurit.

ke depannya

TB Hasanuddin meminta publik mengikuti perkembangan dinamika pergantian Panglima TNI.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rotasi jabatan terjadi antara Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat, disertai penekanan pentingnya disiplin TNI.
  • Who?
    TB Hasanuddin, Presiden Prabowo Subianto, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
  • Where?
    Pernyataan TB Hasanuddin disampaikan di Gedung DPR, Jakarta.
  • When?
    Kamis (15/10/2026), saat rotasi jabatan tersebut disebut berlangsung hari ini.
  • Why?
    Rotasi dilakukan sebagai keputusan Presiden, sementara disiplin, kepatuhan terhadap aturan, latihan, dan kesiapan prajurit perlu diprioritaskan.
  • How?
    Maruli ditunjuk sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil, sedangkan Tandyo menjadi KSAD.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

TB Hasanuddin bilang TNI harus lebih disiplin setelah ada pergantian jabatan. Presiden Prabowo menunjuk Maruli menjadi Wakil Panglima TNI dan Tandyo menjadi KSAD. TB juga meminta prajurit mengikuti aturan, rajin berlatih, dan siap menjaga negara. Soal keputusan politik, ia meminta semua orang menunggu perkembangan berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rotasi jabatan ini disertai penekanan pada kepatuhan terhadap aturan, peningkatan disiplin, serta latihan dan kesiapan prajurit. Fokus tersebut memberi arah kerja yang jelas bagi pimpinan baru TNI dalam menjalankan tugas dan menjaga citra institusi sesuai ketentuan perundang-undangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menekankan pentingnya disiplin TNI menyusul adanya rotasi jabatan antara Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI serta Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden RI Prabowo Subianto hari ini.

Menurut dia, rotasi jabatan di internal TNI tersebut merupakan kewenangan penuh presiden selama seluruh tahapan berjalan sesuai aturan perundang-undangan.

"Enggak ada masalah. Terserah itu hak prerogatif Presiden dan Panglima TNI, ya. Enggak ada masalah, siapapun panglima yang penting sesuai dengan prosedur, calon panglima itu harus memenuhi syarat," ujar TB di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Politikus PDIP itu menegaskan tiga poin utama yang harus diprioritaskan oleh para pimpinan baru di TNI menyusul adanya rotasi jabatan tersebut.

Pertama, TNI wajib melaksanakan tugas dan penempatan posisi TNI sesuai aturan perundang-undangan. Kedua, TNI harus meningkatkan kedisiplinan prajurit agar tidak ada lagi pelanggaran yang merusak citra institusi. Ketiga, TNI tetap harus fokus pada latihan dan kesiapan prajurit dalam mempertahankan negara.

"Mari kita tingkatkan disiplin sehingga tidak ada lagi hal-hal terjadi seperti kasus, ya, judi online di rumah dinas, contoh. Itu kan memalukan, ya, sebagai mantan prajurit. Dan yang ketiga, TNI berlatih, ya, bertempur, siap, begitu, ya," kata dia.

TB Hasanuddin enggan menanggapi pertanyaan awak media apakah rotasi jabatan tersebut merupakan keputusan politik. Ia meminta publik untuk mengikuti perkembangan dinamika pergantingan Panglima TNI ke depannya. "Ya, kita tunggu kelanjutannya nanti," kata Legislator PDIP itu.

Presiden Prabowo Subianto merombak posisi Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ditunjuk menjadi Wakil Panglima TNI, sedangkan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita diangkat menjadi KSAD.

Dalam keputusan itu, Prabowo memberhentikan dengan hormat Tandyo dari jabatannya sebagai Wakil Panglima TNI dan Maruli dari posisi KSAD. Keduanya juga mendapat ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa yang telah diberikan kepada bangsa dan negara selama menjalankan tugas masing-masing.

Selanjutnya, Prabowo mengangkat Maruli sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Sementara itu, Tandyo ditunjuk untuk menggantikan Maruli sebagai KSAD.

Curated For You

Editorial Team

Related Article