Senpi dan amunisi yang ditemukan di Kampung Medusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (IDN Times/Istimewa)
Sementara Kasatgas Humas Damai Cartenz 2023, AKBP Dr. Bayu Suseno, menyatakan bahwa senjata FN tersebut diduga milik pilot helikopter yang hilang kontak pada 2019 di Pegunungan Bintang.
"Satu pucuk senpi FN ini diduga merupakan senjata milik Kapten (CPN) Aris, Pilot Heli TNI AD yang hilang kontak pada tanggal 28 Juni 2019. Heli MI-17V5 HA-5138 tersebut hilang kontak di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang," ujar Bayu lewat dalam keterang tertulisnya via WhatsApp, Minggu (8/10/2023) siang.
Bayu mengatakan, dengan ditemukannya senpi pistol FN ini, maka jumlah senpi yang berhasil diamankan dari kelompok almarhum Otobius Bidana Mimin (seorang Danyon di KKB Kodap 35 Bintang Timur) sebanyak empat pucuk senpi.
"Jadi, total senpi yang bisa kita amankan dari kelompok Otobius Bidana Mimin sebanyak empat Pucuk, terdiri dari dua senpi panjang dan dua senpi pendek jenis FN serta ratusan amunisi," ujarnya.
Lebih lanjut Bayu menyampaikan bahwa situasi saat ini di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang relatif kondusif dan terkendali.
"Pihak TNI-Polri akan terus menjaga keamanan dan melakukan penegakkan hukum terhadap KKB yang mengganggu situasi Kamtibmas di Wilayah Papua," kata Bayu.