Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arus Balik Lebaran, 14 Koridor Transjakarta Beroperasi 24 Jam
Sejumlah penumpang turun dari bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Dinas Perhubungan DKI Jakarta memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 dengan armada bus terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026 sehingga mereka menyiapkan berbagai layanan tambahan termasuk operasional bus TransJakarta di 14 koridor dan sebagian di antaranya beroperasi selama 24 jam. (ANTARA FOTO/Salma Talita)
  • Dishub DKI Jakarta menyiapkan 14 koridor Transjakarta beroperasi 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak arus balik Lebaran 2026.
  • Mikrotrans di sekitar terminal seperti Kampung Rambutan juga disiagakan nonstop, dengan pemeriksaan kelaikan kendaraan dan kesehatan pramudi demi keselamatan serta kenyamanan penumpang.
  • PT Transjakarta menambah frekuensi layanan hingga 50 persen di stasiun dan terminal utama seperti Gambir, Pasar Senen, Manggarai, Tanah Abang, dan Pulo Gebang selama periode arus balik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan layanan transportasi umum berupa angkutan malam untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam.

"Untuk angkutan malam hari di Jakarta sudah disiapkan. Jadi keseluruhannya untuk 14 koridor Transjakarta ini operasional 24 jam dan juga ditambahkan jumlah bus yang operasional," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Layanan angkutan malam hari ini, kata dia, akan mengakomodasi lonjakan penumpang yang tiba di Jakarta pada malam hingga dini hari.

Syafrin menjelaskan, penyesuaian jumlah armada dilakukan berdasarkan target penumpang yang diperkirakan datang dari luar Jakarta, terutama melalui terminal-terminal utama seperti Kampung Rambutan dan Pulo Gebang.

1. Mikrotrans di kawasan terminal juga disiagakan untuk beroperasi selama 24 jam

Ilustrasi mikrotrans (commons.wikimedia.org/Sulthan Naufal)

Selain itu, Dishub DKI Jakarta juga memperkuat konektivitas antarmoda dengan menambah armada pada rute-rute penghubung dari terminal ke kawasan permukiman.

Tak hanya layanan bus rapid transit, layanan angkutan penumpang juga turut dioptimalkan. Beberapa unit Mikrotrans disiagakan untuk beroperasi selama 24 jam, khususnya di kawasan terminal yang mengalami peningkatan kedatangan penumpang.

"Tidak hanya 14 koridor, tetapi juga ada Mikrotrans. Beberapa Mikrotrans seperti di Kampung Rambutan ini juga operasional 24 jam," ujar Syafrin.

Selain memastikan ketersediaan armada, Dishub DKI juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Seluruh bus yang beroperasi telah melalui proses uji kelaikan atau ramp check untuk memastikan kondisi kendaraan laik jalan.

2. Pos kesehatan disiagakan di terminal-terminal

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo (jakarta.go.id/pusatmedia)

Dari aspek kesehatan, kata Syafrin pemeriksaan juga dilakukan terhadap para pramudi guna menjamin mereka dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang. Pos kesehatan pun tetap disiagakan di terminal-terminal untuk mendukung hal tersebut.

"Untuk arus balik dari Jakarta, kami pastikan seluruh sarana dalam hal ini bus yang disiapkan itu telah dilakukan pemeriksaan kelaikan atau ramp check. Demikian pula halnya pramudinya," ujarnya.

Dari sisi prasarana, Dishub memastikan fasilitas pendukung di terminal seperti ruang tunggu, kebersihan, serta sarana umum lainnya dalam kondisi siap digunakan. Hal ini penting untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang kembali ke Jakarta.

Sementara itu, untuk arus balik dari luar kota menuju Jakarta, Dishub juga telah menyiapkan layanan angkutan lanjutan. Penumpang yang tiba di terminal dapat langsung mengakses layanan Transjakarta maupun Mikrotrans yang telah disesuaikan operasionalnya selama 24 jam.

Dengan berbagai langkah tersebut, Dishub DKI Jakarta berharap proses arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

3. Penambahan layanan Transjakarta di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Manggarai, Tanah Abang, dan Terminal Pulo Gebang

Bus Transjakarta Koridor 9 tetap beroperasi normal pasca-demonstrasi, Senin (1/9/2025). (IDN Times/Rochmanudin)

Adapun PT Transjakarta menambah frekuensi layanan pada rute-rute terintegrasi dengan stasiun dan terminal sebanyak 20-50 persen dibandingkan hari biasa pada arus balik Lebaran 2026.

"Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pelanggan dari titik kedatangan utama seperti stasiun kereta api dan terminal bus antarkota yang diprediksi mengalami puncak arus balik pada akhir Maret," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Penambahan layanan difokuskan di Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Terminal Pulo Gebang.

"Di lokasi tersebut, Transjakarta memastikan ketersediaan armada yang lebih tinggi dari hari biasa, sekaligus mempercepat headway untuk menghindari kepadatan penumpang," kata Ayu.

Pada periode 13–29 Maret 2026, Transjakarta juga memperpanjang jam operasional hingga pukul 23.59 WIB dan menyesuaikan pola operasi mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta dan bus AKAP.

Editorial Team