Jakarta, IDN Times - Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang digelar tiap bulan tersebut, kali ini disalurkan dalam bentuk pendaftaran perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi ribuan pekerja informal Banyuwangi,seperti buruh nelayan, buruh tani, pedagang kecil, penjual sayur keliling, tukang pijat dan lainnya.
Penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut dilakukan Bupati Banyuwangi kepada 10 orang perwakilan penerima, dalam momen Upacara Peringatan 17 Agustus, di Taman Blambangan, Senin (17/8/2026).
Saat ini ASN Banyuwangi Berbagi telah mendaftarkan 1.144 pekerja informal dari target 5.000 peserta sampai dengan akhir Agustus. Para penerima BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan warga dari yang masuk Desil 1-3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos.
Dengan terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, peserta mendapatkan jaminan pengobatan rawat jalan dan inap, santunan kematian dan kecacatatan akibat resiko kerja.
