Gempa NTT Rusak Puskesmas dan Rumah Sakit, Menkes Cek Lokasi

- Gempa 15 Agustus 2026 merusak puskesmas di Manggarai dan Manggarai Timur, NTT, serta sejumlah rumah sakit di Flores.
- Menkes Budi Gunadi Sadikin dijadwalkan meninjau fasilitas terdampak untuk memastikan layanan berjalan dan memetakan kebutuhan perbaikan.
- Kemenkes mengirim tim bedah ke empat RSUD Flores dan menargetkan operasional dasar pulih maksimal seminggu, dengan fokus trauma, ibu-anak, serta hemodialisa.
Jakarta, IDN Times — Sejumlah puskesmas di wilayah utara Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan akibat gempa bumi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dua wilayah tersebut menjadi salah satu titik dengan dampak kerusakan fasilitas kesehatan yang cukup parah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang dijadwalkan meninjau sejumlah fasilitas kesehatan terdampak di Flores, NTT, untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, sekaligus melihat langsung kebutuhan perbaikan fasilitas yang rusak akibat gempa.
1. Menkes pastikan pemulihan faskes

Kondisi Puskesmas yang terdampak gempa di Manggarai, NTT. (Dok. Kemenkes) Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pemulihan layanan kesehatan berjalan cepat, terutama di sejumlah rumah sakit daerah yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Dalam rencana kunjungannya, Budi dijadwalkan menyambangi sejumlah rumah sakit di Flores, di antaranya RSUD Ruteng, RSUD Nagekeo, RS Komodo, hingga sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas di Dampek dan Palue.
2. Kemenkes terjunkan tim operasi bedah

Pekerja berjalan di dekat bangunan Kantor Bupati Manggarai yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026). Hingga Minggu (16/8) sore tercatat lebih dari 2.000 unit bangunan mengalami kerusakan akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah NTT yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf) Kemenkes juga telah mengerahkan tim operasi bedah dari rumah sakit Kemenkes dan RSUD Dr. Soetomo, untuk membantu pelayanan di sejumlah RSUD di Flores.
Tim tersebut telah tiba di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada; RSUD Borong, Kabupaten Manggarai Timur; RSUD Ende, Kabupaten Ende; dan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai.
3. Menkes targetkan seminggu rumah sakit kembali berfungsi

Menkes RI Budi (IDN Times/Siti Fatimah) Budi Gunadi mengatakan, langkah utama yang dilakukan saat ini adalah memastikan seluruh rumah sakit di kabupaten/kota terdampak, dapat kembali berfungsi secara optimal, terutama untuk mengantisipasi potensi lonjakan pasien dalam beberapa hari ke depan.
“Prioritas utama untuk mengembalikan fungsi layanan di seluruh rumah sakit kabupaten/kota terdampak, untuk menghadapi lonjakan pasien dalam beberapa hari ke depan,” ujar Menkes Budi dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu, 16 Agustus 2026.
Menkes menargetkan dalam waktu paling lama satu minggu, seluruh RSUD terdampak dapat kembali menjalankan operasional dasar. Pemulihan difokuskan pada layanan yang bersifat esensial, khususnya operasi trauma, layanan ibu dan anak, serta hemodialisa.


















