Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)
Aksi kekerasan tak berhenti di luar. Para pelaku masuk gedung hub hingga ke lantai tiga. Sejumlah karyawan yang sedang bekerja, termasuk yang tidak mengetahui kejadian awal di parkiran, turut menjadi sasaran pemukulan dan intimidasi.
"Termasuk beberapa dari mereka juga yang tidak mengetahui apa yang terjadi di area parkir, karena ada yang juga bekerja di atas," tegasnya.
Usai kejadian, pelaku sempat memberikan nomor telepon dan sejumlah uang kepada salah satu karyawan, lalu meninggalkan lokasi sambil melontarkan ancaman agar korban tidak melapor ke polisi.
"Setelah kejadian, memang pelaku memberikan nomor telepon dan sejumlah uang pada salah satu mitra, lalu meninggalkan lokasi sambil menyatakan agar mitra tidak macam-macam. Kira-kira itu overview dari kronologi yang terjadi. Setelah itu memang mereka pergi dan ya, kejadian selesai," kata David.
Akibat insiden tersebut, dua sepeda motor milik karyawan rusak parah pun demikian dengan sebuah pohon di depan hub. Sejumlah karyawan mengalami luka dan trauma.
David menegaskan, sejak insiden terjadi, keselamatan dan kondisi karyawan menjadi prioritas utama perusahaan. Astro melakukan pendampingan harian, baik fisik maupun psikis, serta memberikan dukungan penuh kepada para korban.
"Pendampingan hukum juga kami berikan sejak awal dan secara transparan juga terdokumentasi, ada pelaporan untuk visum juga, lalu kemudian pengumpulan bukti di internal kami juga untuk terkait dengan insiden ini", ujar dia.
"Keamanan lingkungan kerja itu adalah poin utama dari segala macam faktor apapun, baik dari eksternal juga berkaitan dengan case ini atau insiden ini, sehingga setiap individu itu kami harap bisa bekerja dalam lingkungan yang aman, saling menghormati dan melindungi," sambung dia.
Dia mengatakan, Astro juga telah berkoordinasi dan bersikap kooperatif dengan kepolisian. Perusahaan mendukung penuh proses hukum yang berjalan dan menghormati keputusan para korban, baik jika menempuh jalur hukum maupun mediasi.
"Kami tidak memiliki kewenangan untuk menentukan apa yang mau diambil sebagai opsi bagi rekan-rekan mitra, namun opsi apapun yang diambil kami akan hadir seratus persen untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan mitra yang terdampak," terang dia.
Sebagai langkah lanjutan, manajemen melakukan penguatan sistem keamanan di Hub Ampera untuk mencegah kejadian serupa terulang.
"Kami tambah personel keamanan di lokasi insiden untuk mencegah adanya kejadian serupa atau susulan. Koordinasi dengan pihak berwenang juga kami lakukan secara intens dengan kooperatif dan kami hormati, dan kami tentunya pro seratus persen dengan proses hukum yang berlaku," tandas dia.