Pimpinan DPR Panggil Sejumlah Menteri Bahas Isu Konflik Agraria-Kinerja Pansus

- Pimpinan DPR menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri dan KPA di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat.
- Rapat membahas isu strategis serta konflik agraria yang dinilai sangat mendesak untuk segera dituntaskan.
- KPA diminta memaparkan persoalan mendesak agar dapat ditampung langsung oleh jajaran menteri yang hadir.
Jakarta, IDN Times - Pimpinan DPR memanggil sejumlah menteri untuk menggelar rapat koordinasi, membahas isu mengenai Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).
Hadir dalam rapat tersebut di antaranya jajaran Wakil Ketua DPR RI yakni Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurijal.
Sementara dari pihak pemerintah diwakili Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid; Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT), Yandri Susanto; Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari; dan Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika.
1. Soroti kinerja Pansus Agraria

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad respons hasil survei SMRC soal approval rating Prabowo. (IDN Times/Amir Faisol). Dasco mengatakan, rancangan besar KPA masih membutuhkan waktu yang lama. Di sisi lain, Panitia Khusus (Pansus) Agraria yang dibentuk DPR belum bisa banyak membahas.
"Kalau dilihat grand design soal KPA ini tentunya akan memakan waktu yang lama dan panjang. Sementara, Pansus Agraria yang sudah dibentuk DPR itu juga belum bisa menghasilkan banyak. Nah oleh karena itu, kejadian demi kejadian di lapangan yang kemudian datang silih berganti, itu juga tidak bisa menunggu dan harus juga cepat diselesaikan," ucapnya.
2. Bahas isu strategis dan konflik agraria

Aksi Kamisan Medan menggelar unjuk rasa damai sebagai bentuk dukungan terhadap warga Padang Halaban korban konflik agraria PT SMART, Kamis (4/6/2026). (IDN Times/Prayugo Utomo) Dasco mengatakan, rapat tersebut membahas soal isu strategis dan konflik agraria yang perlu segera diselesaikan.
"Nah oleh karena itu, saya kemudian berinisiatif mengundang kementerian dan lintas kementerian atau lembaga pada hari ini. Gunanya adalah membicarakan beberapa hal-hal yang strategis serta konflik-konflik agraria yang sangat mendesak untuk segera dituntaskan," tuturnya.
3. Minta KPA menjelaskan kepada jajaran menteri

Agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI mengenai situasi konflik agraria, kriminalisasi petani, serta evaluasi terhadap kerja Pansus Penyelesaian Konflik Agraria (Pansus PKA). (Dok. KPA) Dalam rapat tersebut, KPA diminta memaparkan berbagai permasalahan yang sangat mendesak untuk segera diselesaikan. Isu-isu tersebut akan ditampung langsung oleh jajaran menteri yang hadir.
"Nah mungkin dari KPA nanti bisa memaparkan, tapi mohon maaf juga kalau karena keterbatasan waktu kita, kita juga batasi mungkin beberapa persoalan yang sangat-sangat mendesak untuk kita segera selesaikan. Mumpung nih ada nih, menteri, wakil menteri yang semua bisa ambil keputusan pada saat ini dan kita bisa ambil keputusannya untuk masalah A, B, C, kita sepakati di sini," imbuhnya.




















