Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Atasi Banjir Berulang, Pramono Kebut Pembangunan Tanggul Kali Grogol
Gubernur DKI, Pramono Anung saat membuka Bimbingan Teknis Penguatan Tugas dan Wewenang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin (29/6). (Dok. Pemprov DKI)
  • Pemprov DKI Jakarta mempercepat pembangunan tanggul dan jalan inspeksi Kali Grogol Segmen Kemanggisan sepanjang 1.480 meter untuk mencegah banjir, dengan sisa 600 meter ditargetkan rampung melalui APBD 2026.
  • Dinas Sumber Daya Air DKI menormalisasi Kali Grogol guna memperkuat tebing, memperlancar aliran air, serta meningkatkan kapasitas tampung agar risiko luapan dan longsor saat hujan tinggi dapat ditekan.
  • Gubernur Pramono Anung menginstruksikan Wali Kota Jakbar menjaga jalan inspeksi dari bangunan liar agar akses pemantauan dan pemeliharaan sungai tetap terbuka demi keberlanjutan fungsi infrastruktur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
sekitar lima tahun lalu

Kawasan Kemanggisan pernah terendam banjir hingga mencapai atap rumah warga, menjadi latar belakang perlunya penataan Kali Grogol.

Tahun 2026

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran dalam APBD Tahun 2026 untuk melanjutkan pembangunan tanggul dan jalan inspeksi Kali Grogol Segmen Kemanggisan.

2 Juli 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Kali Grogol dan meminta penyelesaian sisa pekerjaan sepanjang sekitar 600 meter serta menegaskan larangan bangunan liar di jalan inspeksi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pembangunan tanggul, jalan inspeksi, dan saluran gendong di Kali Grogol Segmen Kemanggisan untuk mengantisipasi luapan air serta meningkatkan kapasitas tampung sungai.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta, serta jajaran pemerintah wilayah Jakarta Barat.
  • Where?
    Pekerjaan dilakukan di Kali Grogol Segmen Kemanggisan, dari Jalan Kemanggisan Utama Raya hingga Jalan Tol Merak–Jakarta, wilayah Jakarta Barat.
  • When?
    Keterangan disampaikan pada Rabu, 2 Juli 2026. Pekerjaan lanjutan sepanjang sekitar 600 meter ditargetkan selesai menggunakan anggaran APBD DKI Tahun 2026.
  • Why?
    Pembangunan dilakukan untuk mencegah banjir berulang di kawasan Kemanggisan yang sebelumnya pernah terendam parah serta memperkuat infrastruktur pengendali air di sekitar Kali Grogol.
  • How?
    Pemprov membangun tanggul sepanjang 1.480 meter dengan parapet beton, menata jalan inspeksi bertrotoar, membuat saluran gendong sejajar sungai, dan melakukan normalisasi guna memperlancar aliran serta menjaga tebing sungai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Pramono lagi bikin tanggul dan jalan di Kali Grogol supaya airnya gak meluap dan banjir lagi. Katanya masih ada sekitar 600 meter yang belum selesai, tapi uangnya sudah disiapkan. Banyak orang kerja bareng buat kuatkan tebing sungai dan bikin jalannya aman. Sekarang mereka juga jaga biar gak ada bangunan liar di sana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Percepatan pembangunan tanggul dan jalan inspeksi di Kali Grogol menunjukkan keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam menata kawasan rawan banjir dengan pendekatan menyeluruh. Dukungan anggaran yang sudah disiapkan, kolaborasi lintas instansi, serta perhatian pada pemeliharaan infrastruktur mencerminkan upaya konkret menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertata, dan berfungsi bagi warga Kemanggisan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengebut pembangunan tanggul dan jalan inspeksi Kali Grogol Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat. Penataan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air Kali Grogol.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan sisa pekerjaan sepanjang sekitar 600 meter hingga ujung segmen segera diselesaikan. Anggaran untuk melanjutkan pembangunan telah dialokasikan dalam APBD DKI Jakarta Tahun 2026.

“Untuk Sungai Grogol segmen Kemanggisan ini, saya minta Dinas Sumber Daya Air untuk menyelesaikan sampai ujung yang kurang lebih 600 meter lagi, jalan yang seperti ini. Anggarannya sudah kita anggarkan di APBD kita. Jadi, pasti akan terselesaikan,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (2/7/2026).

1. Pembangunan tanggul sepanjang 1.480 meter

Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dalam agenda Upacara Peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Penataan Kali Grogol Segmen Kemanggisan mencakup pembangunan tanggul sepanjang 1.480 meter di sisi kanan dan kiri sungai. Pekerjaan tersebut dilengkapi dengan pemasangan dinding penahan banjir (parapet beton) dari Jalan Kemanggisan Utama Raya hingga Jalan Tol Merak–Jakarta.

Pemprov DKI juga membangun jalan inspeksi di sepanjang segmen tersebut sebagai akses bagi petugas untuk memantau kondisi sungai, mengangkut sedimen dan sampah, serta menangani penyumbatan maupun kerusakan infrastruktur. Jalan inspeksi tersebut dilengkapi trotoar guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses di kawasan sekitar.

Selain itu, dibangun pula saluran gendong yang sejajar dengan sungai untuk menampung dan mengalirkan limpasan air dari permukiman sekitar. Saluran tersebut membantu mencegah limpasan air dari kawasan permukiman langsung membebani tebing sungai.

2. DSDA DKI mengoptimalkan kapasitas tampung Kali Grogol

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan Menghadiri Press Conference Jakarta Kreatif Festival (JKF) Tahun 2026 (Bank Indonesia). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta juga melakukan normalisasi dengan mempertahankan luas penampang Kali Grogol dan mengoptimalkan kapasitas tampungnya. Rangkaian pekerjaan ini bertujuan memperkuat tebing sungai, memperlancar aliran air, serta mengurangi risiko luapan dan longsor saat curah hujan tinggi.

Gubernur Pramono mengapresiasi kolaborasi Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta, dan jajaran wilayah dalam menata kawasan yang sebelumnya menghadapi persoalan banjir, permukiman kumuh, serta keterbatasan akses.

“Tempat ini dulu tempat kumuh. Bahkan, mohon maaf, banyak orang yang mengatakan ini merupakan salah satu dunia sedikit gelap lah begitu. Salah satu tempat yang dulu dianggap tidak terselesaikan, dengan kerja sama yang baik, alhamdulillah bisa kita tangani,” kata Pramono.

3. Pramono minta Wali Kota Jakbar menjaga jalan inspeksi dari bangunan liar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadir dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Dia mengingatkan, kawasan Kemanggisan pernah terendam banjir hingga mencapai atap rumah warga sekitar lima tahun lalu. Karena itu, penyelesaian pembangunan harus diikuti dengan pemeliharaan dan pengawasan agar seluruh infrastruktur tetap berfungsi optimal.

Gubernur Pramono menginstruksikan Wali Kota Jakarta Barat, Sekretaris Kota, camat, dan lurah setempat untuk menjaga jalan inspeksi dari bangunan liar. Akses tersebut harus tetap terbuka agar petugas dapat melakukan pemantauan, pembersihan, dan pemeliharaan Kali Grogol.

“Nanti kalau jalannya sudah selesai, tidak diperbolehkan siapa pun untuk membuat bangunan liar di atas jalan ini. Merawat itu terkadang lebih susah. Jangan sampai kemudian kita sudah buat turap tanggul yang baik, jalan yang baik, tetapi karena tidak dikelola dengan baik, itulah yang selalu menjadi persoalan kita bersama,” ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article